Sinyal Pilgub 2029? Ini Kata Politisi PDIP Soal Mesranya Pemkot Mataram dan Pemprov NTB

Lalu Mohammad Zaenudin • Dipublikasikan Kamis, 13 Agustus 2026 | 15:30 WIB
Wayan Wardana
Wayan Wardana

 

LombokPost-Pernyataan Wali Kota Mataram Mohan Roliskana yang siap mendukung visi Gubernur NTB Lalu Muhamad Iqbal mewujudkan "NTB Makmur Mendunia" membuka ruang tafsir di tengah dinamika politik NTB. Apalagi, hubungan kepala daerah kabupaten/kota dengan gubernur selalu memiliki dimensi politik dan pemerintahan sekaligus.

Ketua Komisi I Bidang Pemerintahan DPRD Kota Mataram Wayan Wardana menilai dukungan Mohan terhadap visi NTB Makmur Mendunia merupakan hal yang positif. Menurutnya, Mataram memang tidak bisa dipisahkan dari agenda pembangunan Provinsi NTB karena posisinya sebagai ibu kota provinsi.

“Kalau kita ngomong tentang visinya Gubernur, tentang NTB Makmur Mendunia, Mataram ini kan bagian dari NTB. Sebagai wilayah yang termasuk di dalam Provinsi NTB dan Mataram sebagai ibu kota provinsinya, tentu harus bisa menjelaskan itu,” kata politisi PDI Perjuangan ini, Rabu (12/8).

Namun, ketika dukungan tersebut dikaitkan dengan kemungkinan konfigurasi peta Pilgub 2029, Wayan memilih menahan diri. Menurut dia, dinamika politik masih sangat panjang. 

Sebuah pernyataan dukungan tidak otomatis menentukan konfigurasi koalisi atau lawan politik. “Kalau kita bilang sih ini Belanda masih jauh,” selorohnya.

Ia mengingatkan, dalam politik, keputusan akhir sering kali justru ditentukan menjelang momentum kontestasi. “Dalam politik itu last minute justru yang sangat menentukan,” tegasnya.

Di luar kalkulasi politik tersebut, Wayan menilai sinergi antara Pemkot Mataram dan Pemprov NTB justru memiliki manfaat konkret bagi pemerintahan. Terlebih di tengah efisiensi anggaran, keterbatasan fiskal menuntut pemerintah daerah mencari ruang kolaborasi dan inovasi agar program pembangunan tetap berjalan.

“Sinergi provinsi dan kota itu sudah menjadi kewajiban mutlak bagi pemerintah untuk memakmurkan masyarakat,” katanya.

Baginya, tantangan Mataram selanjutnya adalah menerjemahkan kata “mendunia” ke dalam sesuatu yang konkret. Jika Lombok Tengah sudah memiliki MotoGP sebagai salah satu magnet internasional, Mataram juga dituntut menemukan potensi yang bisa diangkat menjadi kekuatan kota di mata dunia.

Baca Juga: Tembus 200 Peserta, Intip Strategi Cerdas Dispar Mataram Bikin Taman Mayura Makin Hits

“Masalah mendunia kan perlu kita improvisasi. Potensi apa yang bisa kita gali, kita tonjolkan sehingga menjadi perhatian dunia. Itu menjadi tantangan pemerintah Kota Mataram,” tandasnya. 

Editor : Lalu Mohammad Zaenudin
Sumber : Liputan Berita Lombok Post
wayan wardana dukungan mohan roliskana untuk pemprov ntb konfigurasi pilgub ntb DPRD Mataram