LombokPost - Penggalangan bantuan bagi korban bencana Nusa Tenggara Timur (NTT) dari Pemerintah Kota (Pemkot) Mataram juga melibatkan seluruh jajaran Organisasi Perangkat Daerah (OPD), sekolah, hingga masyarakat umum. Sekretaris Daerah (Sekda) Kota Mataram Lalu Alwan Basri, menyatakan pola penggalangan bantuan ini menerapkan skema yang sama seperti saat penyaluran bantuan bencana di Aceh sebelumnya.
“Pola penggalangan bantuan ini sama seperti saat bencana di Aceh lalu. Kami kumpulkan dari jajaran OPD, sekolah-sekolah, siswa, hingga pihak swasta,” katanya.
Alwan menjelaskan, aksi solidaritas ini telah berlangsung sejak Senin lalu. Hasil penggalangan bantuan baik berupa uang tunai maupun barang logistik nantinya akan diserahkan secara resmi oleh Wali Kota Mataram untuk diteruskan ke wilayah terdampak.
Baca Juga: Kodim 1620/Loteng Galang Bantuan Kemanusiaan Gempa NTT
Selain mengandalkan internal lingkup Pemkot, pihak pemerintah kota juga membuka pintu bagi pihak swasta, BUMD, maupun BUMN yang ingin menyalurkan kepeduliannya melalui Pemkot Mataram.
Langkah ini diambil sebagai bentuk kepedulian antarwilayah dan aksi kemanusiaan. Terlebih, NTT sebelumnya juga menjadi salah satu daerah yang aktif mengulurkan bantuan saat Lombok diguncang gempa bumi pada 2018 lalu.
“Ini adalah aksi kemanusiaan, kita saling membantu. Dulu saat gempa Lombok 2018, NTT juga ikut membantu kita. Jadi sekarang saatnya kita bergerak bersama untuk saudara-saudara kita di sana," tegasnya.
Sebelumnya, Pemkot juga telah mengirimkan tim medis ke kawasan terdampak bencana di Manggarai, NTT, untuk memberikan penanganan kesehatan darurat di lapangan. Penyaluran bantuan logistik dan dana akan segera menyusul begitu seluruh proses penggalangan selesai dirampungkan.
Baca Juga: Polda NTB Kirim Delapan Truk Bantuan untuk Korban Gempa NTT
“Kita tunggu saja,” ucapnya.
Sebelumnya, Asisten I Setda Kota Mataram Lalu Martawang menyatakan, proses pemetaan dan penyaluran ke NTT membutuhkan kecermatan ekstra. Faktor medan serta letak geografis wilayah terdampak menjadi perhatian utama Pemkot agar bantuan tiba tepat sasaran.
“Bisa jadi kondisi di sana jauh lebih tidak mudah, mengingat kondisi geografis dan topografis NTT relatif cukup berbeda dengan kita di sini," jelasnya. (chi)
Editor : Prihadi Zoldic
Sumber : Liputan