LombokPost - Pemerintah Kota (Pemkot) Mataram memperketat pengawasan pelaksanaan program Makan Bergizi Gratis (MBG). Langkah ini difokuskan pada kelompok sasaran 3B yang mencakup ibu hamil, ibu menyusui, dan anak balita demi memastikan manfaat gizi optimal serta memangkas risiko stunting.
Asisten I Setda Kota Mataram sekaligus Ketua Satgas MBG Kota Mataram, H. Lalu Martawang, mengungkapkan bahwa total penerima MBG dari kelompok 3B di Kota Mataram saat ini menembus 24.864 jiwa. Sasaran tersebut tersebar secara proporsional di enam kecamatan.
"Jumlah tersebut terdiri atas 1.681 ibu hamil, 5.495 ibu menyusui, dan 17.686 balita," ujar Lalu Martawang, Minggu (23/8/2026).
Martawang menegaskan bahwa skema penyaluran gizi ini bukan sebatas kegiatan bagi-bagi makanan rutin. Lebih dari itu, MBG dirancang sebagai investasi jangka panjang untuk mendongkrak kualitas kesehatan dan daya saing sumber daya manusia (SDM) sejak dini.
"Pelaksanaan MBG tidak boleh dipandang sekadar sebagai agenda rutin pemberian makanan, tetapi merupakan investasi untuk meningkatkan kualitas kesehatan masyarakat sejak usia dini," tegasnya.
Untuk menjaga kualifikasi dan mutu hidangan, Satgas MBG melibatkan instansi teknis terkait dalam pengawasan ketat. Pengawasan mencakup komposisi kecukupan gizi harian hingga aspek higienis kelayakan konsumsi.
Guna menopang distribusi makanan bagi puluhan ribu sasaran tersebut, saat ini terdapat 65 dapur MBG yang beroperasi aktif di seluruh wilayah Kota Mataram. Seluruh unit dapur penyedia tersebut dipastikan telah mengantongi Sertifikat Laik Higiene Sanitasi (SLHS).
"Keberadaan dapur yang memenuhi standar menjadi bagian penting untuk memastikan makanan yang disalurkan kepada kelompok 3B aman dan layak dikonsumsi," tutup Martawang.
Sumber : Liputan