Landfill Kebon Kongok Penuh, Mataram Kejar Landfill 3

Chia • Dipublikasikan Jumat, 28 Agustus 2026 | 09:39 WIB

 

TPAR KEBON KONGOK
TPAR KEBON KONGOK

 

LombokPost - Bayang-bayang krisis dan darurat sampah kembali mengancam Kota Mataram dan Kabupaten Lombok Barat.

Tempat Pembuangan Akhir (TPA) Regional Kebon Kongok diprediksi tidak lagi mampu menampung buangan sampah pada Desember 2026 mendatang seiring menipisnya kapasitas Landfill 1 dan Landfill 2.

Menanggapi ancaman krisis tersebut, Kepala Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kota Mataram Nizar Denny Cahyadi menegaskan, pemerintah daerah bersama Pemerintah Provinsi NTB kini bergerak cepat menyiapkan solusi agar tragedi pembatasan pembuangan sampah tidak terulang kembali.

“Prediksi sampai bulan Desember 2026 itu untuk Landfill 1 dan Landfill 2. Solusinya, Pemprov NTB saat ini sedang menyiapkan Landfill 3 di area yang sama,” katanya. 

Baca Juga: Pemkot Mataram Siap Setor Rp 1,7 Miliar untuk Perluasan TPAR Kebon Kongok

Denny menjelaskan, pembangunan Landfill 3 seluas sekitar 35 are tersebut menjadi kunci utama untuk mengamankan daya tampung sampah Kota Mataram dan Lombok Barat hingga dua hingga dua setengah tahun ke depan.

Untuk memuluskan rencana pembangunan fasilitas baru tersebut, Pemprov NTB bersama para kepala daerah terkait dijadwalkan segera menggelar pertemuan khusus.

“Nanti akan dipertemukan lagi seluruh kepala daerah bersama Pak Gubernur untuk menyepakati besaran nilai kompensasi pembuatan Landfill baru ini. Langkah ini penting agar proses pengerjaannya bisa segera dipercepat," terangnya.

Meski bayang-bayang kepenuhan TPA kian dekat, Denny memastikan operasional pengangkutan sampah dari wilayah Kota Mataram menuju TPA Kebon Kongok saat ini masih berjalan normal tanpa hambatan.

“Alhamdulillah, pengangkutan sampah saat ini masih normal. Volume yang kita kirim ke Kebon Kongok masih stabil empat ritase,” tambahnya.

 

Sebelumnya, Kepala Dinas Lingkungan Hidup dan Kehutanan (LHK) NTB Didik Mahmud Gunawan Hadi menjelaskan, saat ini sedang direncanakan penggabungan landfill 1 dan landfill 2 TPA Regional Kebon Kongok. Jika dua landfill itu digabung maka akses jalan di dalam TPA dapat dialihfungsikan menjadi area penampungan baru.

“Kondisi landfill yang sekarang sampai Desember. Mohon Kota Mataram dan Lombok Barat mengurangi sampah dari sumbernya,” ucapnya. (chi)

 

Editor : Kimda Farida
TPAR Kebon Kongok Sampah Mataram Mataram