Amukan Api Di Tengah Kemarau: Mataram Catat 30 Kasus Kebakaran Hingga Agustus

Chia • Dipublikasikan Jumat, 28 Agustus 2026 | 08:56 WIB

 

Kebakaran
Kebakaran

 
LombokPost - Tren peristiwa kebakaran di Kota Mataram mengalami peningkatan signifikan seiring memuncaknya musim kemarau dan fenomena El Nino.

Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan (Damkarmat) Kota Mataram mencatat penanganan titik api melonjak tajam, mulai dari permukiman warga hingga lahan kosong yang terpicu kelalaian aktivitas pembakaran sampah.

Berdasarkan data Damkarmat Kota Mataram per 25 Agustus 2026, tercatat sebanyak 30 peristiwa kebakaran sepanjang Juli hingga 25 Agustus 2026.

Rinciannya meliputi 10 kejadian sepanjang Juli dan meningkat menjadi 20 kejadian hingga pertengahan Agustus.

Dari total seluruh insiden tersebut, 8 di antaranya merupakan kebakaran lahan kosong (1 kasus pada Juli dan 7 kasus selama Agustus).

Peristiwa kebakaran terbaru melalap gudang tempat penyimpanan alat musik di Lingkungan Pandansalas, Kelurahan Mayura, Kecamatan Cakranegara pada sore hari.

Pihak Damkarmat menerima laporan musibah tersebut pada pukul 14.02 WITA.

Merespons laporan masyarakat, petugas langsung bergerak cepat ke lokasi. Melihat kobaran api membumbung tinggi dan berpotensi merambat ke bangunan sekitar, Damkarmat mengarahkan 7 unit armada pemadam serta memanggil personel yang sedang lepas piket.

"Ada sekitar 20 anggota kita turunkan dengan kekuatan penuh. Api berhasil dikendalikan selama satu jam dan petugas langsung melakukan proses pendinginan," kata Kepala Dinas Damkarmat Kota Mataram, Rudi Suryawan.

Baca Juga: Mohan Imbau Warga Mataram Antisipasi Kebakaran di Musim Kemarau

Mengenai pemicu kebakaran, Rudi menjelaskan faktor penyebab insiden di Kota Mataram cukup beragam:


 -Kebakaran Bangunan dan Ruko:** Mayoritas dipicu oleh korsleting arus pendek listrik, baik pada instalasi bangunan maupun peralatan elektronik.
 

-Kebakaran Lahan Kosong: Dipicu oleh kelalaian manusia, seperti warga yang membakar sampah lalu meninggalkannya sebelum api benar-benar padam di tengah kondisi tanah kering dan cuaca panas.

Untuk penyebab pasti kebakaran gudang alat musik di Cakranegara, pihak Damkarmat masih menunggu hasil penyelidikan resmi kepolisian dan tim reserse, meski dugaan awal mengarah pada korsleting listrik.

Menanggapi lonjakan kasus ini, Wali Kota Mataram Mohan Roliskana mengimbau seluruh lapisan masyarakat untuk meningkatkan kesiapsiagaan menghadapi dampak kemarau ekstrem dan El Nino.

Warga diminta memeriksa instalasi listrik secara berkala serta tidak membakar sampah sembarangan atau membuang puntung rokok di area lahan kering.

Editor : Kimda Farida
Sumber : Liputan
DAMKARMAT MATARAM MUSIM KEMARAU EL NINO kebakaran lahan Mataram Kebakaran