LombokPost– Pemerintah Kota Mataram akhirnya meresmikan Tempat Pemakaman Umum (TPU) Harum sebagai fasilitas pemakaman sentral bagi warga Muslim Kota Mataram. Berdiri di atas lahan sekitar 1,5 hektare, TPU ini disiapkan sebagai jawaban atas keterbatasan lahan pemakaman sekaligus bagian dari komitmen pemerintah memenuhi kebutuhan dasar masyarakat hingga fase akhir kehidupan.
“Kita tidak hanya berbicara soal infrastruktur, soal jalan, soal jembatan, soal fasilitas kesehatan, soal pendidikan, ekonomi, ruang terbuka publik. Tetapi kadang-kadang satu hal yang luput bagi kita semua adalah berkaitan dengan penyediaan tempat pemakaman umum sebagai bagian dari fase terakhir perjalanan kita sebagai manusia,” kata Wali Kota Mataram Dr H Mohan Roliskana, Senin (31/8).
Penyediaan tempat pemakaman umum merupakan bagian penting dari pelayanan pemerintah. Selama ini terkadang luput di tengah fokus pembangunan infrastruktur, kesehatan, pendidikan, ekonomi dan ruang publik.
Menurutnya, keterbatasan lahan makam di Kota Mataram menjadi persoalan yang harus diantisipasi. Bahkan, kondisi TPU Karang Medain disebut sudah penuh sehingga pemakaman warga dilakukan dengan sistem tumpang.
Karena itu, TPU Harum diproyeksikan menjadi solusi jangka panjang untuk kebutuhan pemakaman masyarakat. Mohan menyebut lahan seluas 1,5 hektare tersebut menjadi salah satu kawasan pemakaman terbesar yang disiapkan di wilayah NTB.
Baca Juga: Mohan Amankan Kebutuhan Lahan Makam Hingga 30 Tahun
Pemerintah juga ingin menghadirkan konsep pemakaman modern yang tidak lagi identik dengan kesan angker dan menyeramkan, tetapi menjadi bagian dari ruang terbuka yang tertata dan nyaman. “Modern artinya bisa menjadi bagian dari satu ruang terbuka. Jadi pemakaman tidak lagi berkesan angker, tidak lagi seram-seram,” ujarnya.
Untuk memastikan pengelolaan berjalan baik, Pemkot Mataram akan memberlakukan aturan khusus agar kawasan makam tetap tertata dan terawat. Fasilitas TPU juga akan dilengkapi secara bertahap, mulai dari terop, sound system hingga rencana penyediaan mobil unit jenazah untuk membantu masyarakat.
Pembangunan TPU Harum sekaligus menjadi bagian dari langkah Pemkot Mataram memperluas akses pemakaman di sejumlah wilayah. Dalam setahun terakhir, pemerintah juga memberikan dukungan terhadap rehabilitasi dan perluasan makam di Babakan, Bertais, Gomong dan Selagalas.
Selain itu, terdapat lahan pemakaman sekitar 23 are di Pandan Salas. “Kita bersyukur ada kepedulian besar dari orang-orang yang mau mewakafkan, mau memberikan kontribusi terhadap pemerintah sehingga urusan-urusan yang sangat mendasar alhamdulillah bisa kita selesaikan satu per satu,” ungkap Mohan.
Baca Juga: Kominfo dan Satpol PP Sinergi Bendung Rokok Ilegal pada Gen Z
Kepala Dinas Perumahan dan Kawasan Permukiman (Perkim) Kota Mataram M. Nazaruddin Fikri, menjelaskan TPU Harum dibangun berdasarkan arahan Wali Kota Mataram dengan dukungan anggaran pemerintah daerah. Dinas Perkim mendapat amanat melaksanakan pembebasan lahan sekaligus pembangunan fasilitas pemakaman tersebut.
Seluruh tahapan pembebasan lahan dan pembangunan dilakukan secara simultan sejak tahun anggaran 2023 hingga 2026. TPU Harum berada di wilayah Kecamatan Selaparang dan Kecamatan Cakranegara.
Kawasan tersebut terbagi menjadi tiga bagian utama. Area pertama merupakan lahan parkir yang nantinya diperuntukkan bagi peziarah.
Area kedua merupakan lahan pemakaman tahap pertama seluas sekitar 23 are, sedangkan area ketiga berupa lahan pemakaman tahap kedua dengan luas lebih dari satu hektare. Ia menyampaikan apresiasi kepada seluruh pihak yang mendukung terwujudnya TPU Harum, mulai dari Wali Kota dan Wakil Wali Kota Mataram, Sekda, BPN Kota Mataram, para notaris, camat, lurah, kepala lingkungan hingga pihak keluarga dan korporasi yang turut memberikan dukungan.
Editor : Lalu Mohammad ZaenudinSumber : Liputan Berita Lombok Post