LombokPost--Pengawasan terhadap penyelenggara ibadah haji khusus diperketat. Direktur Bina Umrah dan Haji Khusus Kementerian Haji dan Umrah (Kemenhaj) RI H Akhmad Fauzin, SAg, MSi, turun langsung meninjau Muhsinin Tour and Travel untuk memastikan pelayanan kepada jamaah berjalan sesuai ketentuan, Senin (7/9).
Peninjauan tersebut menjadi bagian dari survei dan verifikasi terhadap Penyelenggara Ibadah Haji Khusus (PIHK). Tidak sekadar melihat administrasi, pengawasan diarahkan pada pelayanan nyata yang diterima jamaah.
Sejumlah aspek menjadi perhatian dalam peninjauan tersebut. Di antaranya kinerja PIHK melalui kepuasan jamaah, kesesuaian harga dengan layanan yang diberikan, standar manasik, hingga penerapan regulasi baru penyelenggaraan ibadah haji khusus.
Aspek pencegahan travel ilegal juga menjadi bagian penting dalam pengawasan.
Hal ini dilakukan untuk memastikan masyarakat memperoleh layanan dari penyelenggara yang memenuhi ketentuan dan memiliki legalitas.
Dari hasil peninjauan, Muhsinin Tour and Travel dinyatakan telah memenuhi standar sesuai ketentuan yang berlaku.
Direktur Muhsinin Tour and Travel H Ahmad Muharis menyambut baik hasil peninjauan tersebut.
Baca Juga: Umrah Istimewa di Hari Kelahiran Nabi Muhammad SAW, Bersama Muhsinin Tour and Travel (3-Habis)
Menurutnya, pengawasan pemerintah menjadi bagian penting untuk memastikan kualitas pelayanan kepada jamaah tetap terjaga.
“Alhamdulillah, seluruh proses pelayanan yang kami jalankan dapat memenuhi standar sesuai ketentuan yang berlaku,” ujar H Haris, sapaannya.
Dia menambahkan, hal ini menjadi motivasi bagi Muhsinin untuk terus meningkatkan kualitas pelayanan kepada jamaah.
Muhsinin Tour and Travel sebelumnya telah memberangkatkan jamaah Haji Khusus pada musim haji tahun ini.
Selama berada di Tanah Suci, jamaah mendapatkan pendampingan untuk memastikan seluruh rangkaian ibadah dapat dilaksanakan sesuai tuntunan.
Haji Haris yang turut mendampingi jamaah mengatakan, pelayanan haji khusus tidak berhenti pada urusan keberangkatan.
Pendampingan selama pelaksanaan ibadah menjadi bagian penting agar jamaah dapat menjalankan rukun dan wajib haji dengan baik.
“Alhamdulillah seluruh rangkaian ibadah haji telah ditunaikan dengan baik. Ini menjadi nikmat yang sangat besar bagi seluruh jamaah,” katanya.
Dia berharap semua jamaah memperoleh predikat haji yang mabrur dan mabrurah.
Pelayanan juga didukung pembimbing ibadah berpengalaman, akomodasi yang disiapkan untuk menunjang kenyamanan, serta pengaturan perjalanan yang terencana.
Jamaah yang mengikuti program Haji Khusus Muhsinin tidak hanya berasal dari NTB.
Sejumlah jamaah dari berbagai daerah di Indonesia juga mempercayakan perjalanan ibadahnya melalui PIHK tersebut.
Baca Juga: Umrah Istimewa di Hari Kelahiran Nabi Muhammad SAW, Bersama Muhsinin Tour and Travel (2)
Hasil peninjauan Kemenhaj RI menjadi momentum bagi Muhsinin Tour and Travel untuk terus berbenah.
Terutama dalam menjaga kualitas pelayanan, memenuhi ketentuan penyelenggaraan haji khusus, dan memberikan pendampingan yang optimal kepada jamaah.
Bagi calon jamaah, pengawasan terhadap PIHK menjadi salah satu aspek penting sebelum menentukan penyelenggara.
Kesesuaian legalitas, biaya, fasilitas, standar manasik, hingga kualitas pendampingan perlu menjadi pertimbangan agar pelaksanaan ibadah di Tanah Suci berlangsung aman dan nyaman.
Editor : Kimda FaridaSumber : Lombok Post