Disperkim Kota Mataram Targetkan Ribuan RTLH Tuntas Tahun Ini

Chia • Dipublikasikan Jumat, 25 September 2026 | 19:50 WIB
Nazarudin Fikri
Nazarudin Fikri

 

LombokPost - Pemerintah Kota (Pemkot) Mataram terus menggenjot percepatan penanganan Rumah Tidak Layak Huni (RTLH) bagi masyarakat berpenghasilan rendah di wilayahnya. Melalui sinergi dan kolaborasi erat bersama pemerintah pusat serta kementerian terkait, kuota sasaran perbaikan rumah warga di Kota Mataram dipastikan mengalami peningkatan cukup signifikan pada periode tahun anggaran berjalan ini.

Kepala Dinas Perumahan dan Kawasan Permukiman (Disperkim) Kota Mataram M. Nazarudin Fikri, mengungkapkan target bantuan pemugaran RTLH dari Kementerian Perumahan Rakyat melalui Balai Perumahan yang semula dialokasikan sebanyak 764 unit, kini resmi bertambah menjadi 844 unit hingga tenggat Desember mendatang.

“Sudah ada pertemuan dan koordinasi langsung antara pihak Balai Perumahan dengan Pak Walikota Mataram. Dari data teknis yang sudah kita serahkan, ada penambahan kuota menjadi 844 unit rumah dari sasaran awal sebanyak 764 unit,” katanya. 

Baca Juga: Disperkim Mataram Realisasikan Program RTLH 2026, Fokus Tingkatkan Kualitas Hidup Warga Miskin

Nazarudin menjelaskan, seluruh pengerjaan fisik beserta dukungan anggaran penanganan untuk 844 unit RTLH tersebut bersumber sepenuhnya dari Anggaran Pendapatan Belanja Negara (APBN). Adapun besaran nilai anggaran alokasi perbaikan untuk setiap unit rumah rata-rata berada pada kisaran Rp 20 juta atau lebih. Sebaran lokasi penerima manfaat program perbaikan ini didistribusikan secara merata di 50 kelurahan se-Kota Mataram.

“Kalau yang paling banyak sih di Ampenan ya, karena diliat dari jumlah penduduk di sana paling banyak,” katanya. 

Disperkim sangat optimis pengerjaan fisik pemugaran rumah warga tersebut dapat rampung secara menyeluruh pada akhir tahun nanti. Keyakinan ini didasari oleh progres pengerjaan tahap sebelumnya yang mencakup sekitar 600 unit rumah dan telah berhasil diselesaikan tepat waktu.

Menariknya, selain bantuan reguler dari Balai Perumahan pusat, Pemkot juga mendapatkan  tambahan perbaikan RTLH sebanyak 300 unit dari Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) atas capaian kinerja daerah. Dengan tambahan tersebut, total akumulasi target penanganan RTLH di Kota Mataram pada tahun ini menembus angka lebih dari 1.144 unit rumah.

“Saat ini tim kami sedang melakukan proses verifikasi data teknis lapangan, penetapan calon penerima, serta kesiapan lokasi," jelasnya.

Berdasarkan basis data terpadu Disperkim, total akumulasi awal RTLH di Kota Mataram mencatatkan angka sekitar 13.000 unit. Jumlah tersebut mencakup aspek kerusakan fisik atap, lantai, dinding, hingga aspek keselamatan ketahanan struktur bangunan pascadampak gempa bumi. Penanganan bertahap ini sejalan dengan visi Kota Mataram menuju kota yang tangguh dan memiliki ketahanan terhadap bencana. 

“Dan itu sudah kita lakukan perbaikan secara bertahap,” katanya. 

Mengenai kendala di lapangan, Nazarudin tak menampik adanya tantangan teknis seperti persoalan pengangkutan material ke pemukiman padat bergang sempit serta cuaca hujan akhir tahun. Sementara bagi warga di sempadan sungai, penanganan membutuhkan koordinasi khusus mengingat kewenangan lahan berada di bawah kementerian pusat.

“Kalau itu kan bukan ranah kami lagi. Sempadan sungai itu ada di wilayah Kementerian,” jelasnya. 

Sebelumnya, Sekretaris Daerah (Sekda) Kota Mataram Lalu Alwan Basri mengatakan bantuan tersebut bersunber dari Kementerian Perumahan dan Kawasan Pemukiman (PKP). Yang disertai dengan peningkatan fasilitas sanitasi. 

“Itu berdasarkan hasil pendataan dari Perkim yang bersumber dari lurah lurah,” katanya. (chi) 

 

 

Editor : Prihadi Zoldic
Sumber : Liputan
Rumah Tidak Layak Huni Pemkot Mataram Disperkim Mataram RTLH Kementerian PKP