Dua Kolam Mangkrak di MWP Katanya Bakal Disulap Jadi Wahana Waterboom

Chia • Dipublikasikan Senin, 28 September 2026 | 19:58 WIB

 

MWP
MWP

 

LombokPost  - Pemerintah Kota (Pemkot) Mataram berencana mengoptimalkan aset daerah yang selama ini mangkrak di Mataram Water Park (MWP). Dua fasilitas kolam yang lama tidak terpakai, yakni kolam lompat indah dan kolam bayi, bakal disulap menjadi area rekreasi air dan waterboom untuk masyarakat umum.

“Pak wali meminta, jangan yang difasilitasi yang profesional saja. Tapi juga untuk anak-anak,” kata Kepala Dinas Pemuda dan Olahraga (Dispora) Kota Mataram Lalu Samsul Adnan. 

Baca Juga: Kolam Renang Anak MWP Sudah Lama Bocor, Pengelola Minta Dukungan Anggaran Perbaikan

Langkah ini diambil untuk memperluas pemanfaatan MWP agar tidak lagi didominasi oleh atlet maupun klub renang profesional semata. Peminat dari klub renang memang luar biasa, dari pagi, sore, hingga malam. 

“Selama ini masyarakat tahu MWP hanya difungsikan untuk kegiatan renang profesional atau klub renang karena hanya ada satu kolam renang berstandar nasional,” jelasnya. 

Untuk merealisasikan rencana tersebut, pemkot memanfaatkan ketersediaan lahan di dalam kompleks MWP dengan mengubah fungsi dua kolam yang menganggur. Fasilitas pendukung seperti seluncuran air (water slide) dan kolam permainan anak akan dibangun di area tersebut tanpa menghilangkan fungsi utama MWP sebagai sarana olahraga renang profesional.

Saat ini, pihak Dispora tengah menyusun konsep serta desain perencanaan proyek yang ditargetkan selesai pada tahun 2026. Setelah tahap perencanaan rampung, berkas usulan akan diserahkan kepada wali Kota Mataram, sekda, serta Tim Anggaran Pemerintah Daerah (TAPD) Kota Mataram untuk kelayakan dan persetujuan anggaran.

“Jika perencanaan berjalan lancar dan penganggaran disetujui, pelaksanaan fisik revitalisasi diperkirakan mulai direalisasikan pada tahun anggaran 2027 atau 2028 dengan estimasi kebutuhan anggaran kurang lebih sekitar Rp 1 miliar,” jelasnya.

Selain memperluas fungsi sosial dan rekreasi bagi publik, optimalisasi dua kolam tersebut diharapkan menjadi pendorong capaian Pendapatan Asli Daerah (PAD) Kota Mataram. Samsul membeberkan, saat ini realisasi penerimaan retribusi dari sewa klub renang di MWP telah mencapai sekitar Rp 12 juta atau 80 persen dari target yang ditetapkan sebesar Rp 15 juta.

“Penambahan fasilitas rekreasi dan wahana seluncuran air ke depan kami harapkan dapat memperluas fungsi publik MWP, sekaligus meningkatkan penerimaan PAD Kota Mataram secara signifikan,” pungkasnya. 

 

Editor : Prihadi Zoldic
Sumber : Liputan
mwc nu praya barat waterboom Dispora Mataram Mataram Water Park