Mohan Siap Bertarung di KONI NTB

Chia • Dipublikasikan Selasa, 29 September 2026 | 10:39 WIB
Mohan Roliskana
Mohan Roliskana

 

LombokPost  - Bursa calon Ketua Umum Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) NTB mendadak berubah. Pasca gugurnya dua nama bakal calon, yakni Mori Hanafi dan Gubernur NTB Lalu Muhamad Iqbal akibat terdiskualifikasi karena tidak memenuhi persyaratan.

Wali Kota Mataram Mohan Roliskana resmi menyatakan kesiapannya untuk maju bertarung memperebutkan kursi kepemimpinan organisasi olahraga daerah tersebut.

Langkah ini diambil Mohan setelah mencermati arus dukungan serta masukan dari berbagai elemen insan olahraga di Bumi Gora.

Penegasan tersebut disampaikan langsung oleh Wali Kota Mataram usai menerima sejumlah aspirasi dari pengurus cabang olahraga (cabor) dan tokoh-tokoh olahraga di NTB.

Baca Juga: Mundur dari Bursa KONI NTB, Lalu Muhamad Iqbal Dukung Mohan Roliskana

“Saya memutuskan untuk maju menjadi kandidat Ketua KONI NTB. Keputusan ini saya ambil setelah mendengarkan masukan, saran, serta usulan dari para insan olahraga di NTB. Saya sangat menghargai apa yang menjadi harapan dan keinginan mereka,” katanya. 

Menurutnya, keputusannya bertarung di ajang pemilihan Ketua KONI NTB tidak sekadar berlandaskan dorongan eksternal.

Tetapi juga didasari kesiapan regulasi dan kelengkapan administratif. Ia mengklaim seluruh persyaratan dasar yang ditetapkan tim penjaringan dan penyaringan telah dipenuhi.

“Track record saya pernah menjabat sebagai Ketua KONI tingkat daerah dan memimpin beberapa pengurus cabang olahraga. Pengalaman memegang cabor dan organisasi ini menjadi modal serta persyaratan yang memungkinkan saya maju," bebernya.

Ia menambahkan, penguatan modal dukungan serta dorongan masukan dari insan olahraga menjadi faktor kuat yang meyakinkannya untuk melangkah.

Dirinya menilai momentum ini sangat penting untuk menyatukan kembali visi pembinaan prestasi olahraga NTB ke depan.

Mengenai misi utama pencalonannya, Mohan menegaskan fokus utamanya adalah pembenahan tata kelola organisasi serta peningkatan kualitas prestasi atlet lokal.

Terlebih, NTB dihadapkan pada agenda besar ke depan, termasuk persiapan matang menyongsong Pekan Olahraga Nasional (PON).

“Yang terpenting adalah membangun sinergisitas bersama, baik antara Pemerintah Provinsi NTB, pengurus cabor, hingga KONI kabupaten/kota," jelas Wali Kota Mataram dua periode tersebut.

Baca Juga: Pemilihan Ketua KONI NTB Diulang dari Nol, Caretaker Bakal Disiapkan Pusat

Terkait peta kekuatan dan peluang kemenangan dalam pemilihan mendatang, Mohan enggan berspekulasi lebih jauh.

Ia menegaskan akan menyerahkan seluruh dinamika penetapan calon dan mekanisme pemilihan sesuai aturan main yang berlaku.

"Kita kembalikan semuanya pada mekanisme AD/ART KONI yang berlaku. Nanti kita lihat seberapa besar peluang itu dalam proses yang berjalan,” pungkasnya.

Sebelumnya, Gubernur NTB Lalu Muhammad Iqbal, secara mengejutkan memilih mundur dari bursa pencalonan Ketua KONI NTB.

Dan mengalihkan dukungannya secara penuh kepada Wali Kota Mataram tersebut.

Keputusan itu disampaikan Miq Iqbal di hadapan pimpinan cabor dan Ketua KONI kabupaten/kota se-NTB di Lesehan Dapur Sasak, Mataram, Jumat malam (25/9) lalu. 

“Setelah berkontemplasi dan berdiskusi, malam ini saya sampaikan bahwa saya memutuskan tidak melanjutkan hajat menjadi Ketua KONI NTB,” katanya. 

Iqbal menilai Mohan Roliskana merupakan figur yang sangat tepat untuk menahkodai KONI NTB. Terutama berbekal rekam jejak kepemimpinannya di KONI Kota Mataram selama dua periode.

Menurutnya, keharmonisan antara Pemprov NTB dan KONI menjadi syarat mutlak dalam menyongsong agenda raksasa sebagai co-host PON XXII 2028 mendatang. 

“Di sebelah saya ada sahabat baik saya, Pak Mohan. Kami sangat intens berdiskusi dan saya yakin banyak persoalan besar olahraga yang bisa tuntas di tangan beliau,” pungkasnya. 

 

Editor : Kimda Farida
Sumber : Liputan
KONI NTB Pemkot Mataram Mataram Mohan Roliskana