Sambut Musim Hujan, Dewan Dorong Pengadaan Truk Sampah PUPR Dipercepat

Lalu Mohammad Zaenudin • Dipublikasikan Senin, 5 Oktober 2026 | 06:53 WIB
Sejumlah petugas dari Dinas PUPR menaikkan sampah ke truk operasional, beberapa waktu lalu.
Sejumlah petugas dari Dinas PUPR menaikkan sampah ke truk operasional, beberapa waktu lalu. 

 

LombokPost – Rencana Pemerintah Kota (Pemkot) Mataram memanfaatkan dana insentif fiskal dari Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) untuk meremajakan armada operasional mendapat dukungan. Anggota Komisi III DPRD Bidang Infrastruktur DPRD Kota Mataram Sinta Primasari, menilai pengadaan armada baru, khususnya truk pengangkut sampah, perlu segera direalisasikan.

Sinta menilai, kondisi sejumlah armada yang sudah tidak sehat membuat kebutuhan kendaraan operasional menjadi semakin mendesak. “Memang dibutuhkan armada baru. Sebenarnya roda tiga itu sangat membantu pemerintah, karena armada banyak yang kurang sehat,” ujarnya, Minggu (4/10).

Dia mendorong agar rencana pengadaan tersebut tidak berhenti pada wacana. Terlebih, Pemkot memperoleh dana insentif fiskal sekitar Rp 10,5 miliar yang salah satu pemanfaatannya diarahkan mendukung kebutuhan operasional.

Menurutnya, percepatan pengadaan penting dilakukan. Sebelum memasuki musim hujan. 

Persoalan sampah, kata dia, tidak hanya berkaitan dengan kebersihan. Namun berhubungan dengan kesiapan pemerintah menghadapi potensi persoalan lingkungan dan drainase.

“Ya, bagus. Sebaiknya dipercepat. Karena meski sekarang musim kemarau panjang, jangan lupa musim hujan akan segera tiba,” katanya.

Ia menilai kesiapan menghadapi musim hujan harus dilakukan sejak jauh hari. Salah satunya memastikan armada pengangkut sampah dalam kondisi siap beroperasi.

Jangan sampai pemerintah kelabakan ketika volume sampah meningkat. Maupun ketika muncul persoalan pada saluran drainase.

“Itu artinya sebelum hujan kita sedia payung. Artinya semua harus siap. Truk pengangkut sampah siap beroperasi, masyarakat siap dalam mengelola sampah secara mandiri di rumah masing-masing, pemerintah juga sigap dalam mengatasi sampah,” tegasnya.

Baca Juga: Dukung Wacana Bet Gratis Sekolah, Herman: Kebijakan Pemkot Jangan Jadi Beban Wali Murid

Sinta menambahkan, pembenahan armada harus berjalan beriringan dengan peningkatan kesadaran masyarakat. Warga harus terus didorong mengelola sampah dari tingkat rumah tangga.

Dengan demikian, penanganan sampah tidak sepenuhnya dibebankan kepada pemerintah. “Makanya truk harus segera dipersiapkan,” tandasnya.

Kepala Dinas PUPR Kota Mataram Lale Widiahning menyebut dari tujuh dump truck yang dimiliki PUPR, sebagian besar sudah tua dan mengalami kerusakan. Bahkan, kebutuhan ideal PUPR mencapai 12 unit.

“Dari tujuh unit yang ada, kondisi baknya sudah banyak ditambal sana-sini. Bahkan ada satu unit yang sudah rusak dan tidak bisa dipakai lagi,” ujarnya. 

Editor : Lalu Mohammad Zaenudin
Sumber : Liputan Berita Lombok Post
DPRD Mataram Pengadaan Truk Sampah Insentif Fiskal Pemkot Mataram PUPR Komisi III DPRD Mataram Sinta Primasari