Nama 142 SD Negeri di Mataram Berubah, Pengadaan Atribut Baru Diimbau Dilakukan Bertahap

Chia • Dipublikasikan Senin, 5 Oktober 2026 | 10:55 WIB
Kepala Disdik Kota Mataram Yusuf
Kepala Disdik Kota Mataram Yusuf

 

LombokPost - Dinas Pendidikan (Disdik) Kota Mataram membuka peluang untuk menggratiskan pengadaan atribut atau bet lokasi sekolah bagi para siswa.

Langkah ini diambil sebagai dampak dari kebijakan perubahan nomenklatur nama sekolah agar tidak membebani para orang tua murid.

Kepala Dinas Pendidikan Kota Mataram Yusuf menyampaikan, keputusan akhir mengenai opsi penggratisan tersebut masih akan dibahas lebih lanjut bersama para kepala sekolah.

“Kami akan kumpulkan kepala sekolah, apakah gratis atau seperti apa. Yang jelas ada potensi ke arah sana (gratis), agar tidak membebani orang tua,” katanya. 

Mulai tahun ajaran baru 2026/2027, Disdik resmi menerapkan perubahan nama sekolah khusus bagi Sekolah Dasar (SD) negeri se-Kota Mataram.

Penyesuaian nama tersebut didasarkan pada nomor urut pendirian sekolah.

Perubahan nama pada 142 sekolah ini dilakukan untuk menyamaratakan sekolah-sekolah yang sebelumnya, hanya fokus menggunakan nama tiga kecamatan, yakni Ampenan, Mataram, dan Cakranegara.

Baca Juga: Banyak Kasek Masih Plt, Disdik Mataram Jelaskan Kendalanya

Sebagai contoh, SD Negeri 5 Mataram sekarang berubah menjadi SD Negeri 8 Mataram karena merupakan SD ke-8 yang dibangun di wilayah Kota Mataram.

Juga beberapa sekolah yang telah berganti nama di antaranya SDN 1 Cakranegara menjadi SDN 1 Mataram, SDN 7 Mataram menjadi SDN 18 Mataram, SDN 22 Cakranegara menjadi SDN 70 Mataram, SDN 34 Ampenan menjadi SDN 100 Mataram, SDN Model Mataram menjadi SDN 142 Mataram, dan masih banyak lagi.

Kebijakan ini secara otomatis berdampak pada perubahan seragam dan bet lokasi sekolah.

Meskipun atribut bet lokasi baru berpotensi diberikan secara gratis, penyesuaian seragam seperti seragam olahraga atau seragam lain yang sudah disablon nama sekolah, akan diatur melalui surat imbauan kepada seluruh kepala sekolah.

Dalam surat imbauan yang sedang diproses tersebut, Disdik meminta pihak sekolah agar tidak terburu-buru menginstruksikan pembelian seragam baru maupun penggantian bet lokasi. Kebijakan ini masih dalam pembahasan internal Disdik. 

“Kami buatkan imbauan dulu bagi sekolah-sekolah agar tidak membebani orang tua,” terangnya.

Disdik meminta sekolah tetap membiarkan siswa menggunakan seragam dan atribut yang ada saat ini.

Penyesuaian atribut maupun seragam olahraga diharapkan dilakukan secara bertahap pada tahun ajaran mendatang, yakni 2027/2028.

Baca Juga: Disdik Mataram Genjot Pemerataan Guru, Wakasek Sekolah Unggulan Ditugaskan Pimpin Sekolah Minim Peminat

“Biarkan saja dulu anak-anak menggunakan apa adanya dan mulai diatur pada tahun ajaran baru. Prinsipnya, jangan sampai membebani orang tua,” pungkasnya.

Terpisah, seorang wali murid SDN 8 Mataram Nirkomala mengatakan, pihak sekolah belum memberikan instruksi apapun mengenai perubahan atribut seragam tersebut.

Seragam murid di SD tersebut, masih menggunakan atribut yang lama. 

“Kalau anak saya masih pakai yang lama dia,” katanya. 

Editor : Kimda Farida
Sumber : Liputan
sekolah ganti nama Pemkot Mataram Mataram Disdik Mataram