LombokPost - Persiapan penyelenggaraan ibadah haji tahun 2027 di Kota Mataram mulai berlangsung.
Kantor Kementerian Haji dan Umrah Kota Mataram mencatat kuota sementara calon jamaah haji (CJH) untuk wilayah setempat mencapai 825 orang.
Kepala Kantor Kementerian Haji dan Umrah Kota Mataram Siti Nurmalaah menyampaikan, angka 825 jamaah tersebut masih berupa data sementara yang bersumber dari Kantor Wilayah (Kanwil) Kemenag NTB.
Kepastian kuota final masih menanti keputusan resmi dari pemerintah pusat.
“Data sementara dari Kanwil sebanyak 825 jamaah. Nanti kalau ada info dari pusat terkait penambahan kuota, pasti akan kami informasikan lagi,” kata Nurmalaah.
Baca Juga: Kadinkes Emirald Pasang Badan, 825 Calon Jemaah Haji Mataram Dipetakan Lolos Istitaah
Menyinggung tahapan persiapan, Nurmalaah menjelaskan, verifikasi dokumen jamaah telah rampung.
Saat ini, para calon jemaah tengah menjalani tahapan perekaman biometrik melalui aplikasi Visa Bio untuk proses pemindaian wajah, sidik jari, dan paspor untuk penerbitan visa haji.
“Verifikasi dokumen jemaah sudah selesai. Sekarang masuk tahapan Visa Bio, yaitu pemindaian paspor jemaah untuk penerbitan visa,” terangnya.
Usai perekaman biometrik, pohak Kementerian Haji dan Umrah Kota Mataram akan menanti rilis resmi daftar jemaah yang berhak melakukan pelunasan Biaya Penyelenggaraan Ibadah Haji (BPIH) dari pusat.
Nurmalaah yang baru resmi bertugas di Kota Mataram menegaskan komitmennya untuk terus membenahi dan meningkatkan kualitas pelayanan haji maupun umrah.
Baca Juga: Tiga Jamaah Haji Kota Mataram Nyusul ke Tanah Suci, Gabung dengan Kloter 13 Embarkasi Lombok
“Tentunya kami akan meningkatkan sinergi, kolaborasi, dan koordinasi dengan Pemerintah Kota Mataram serta stakeholder terkait demi memaksimalkan pelayanan jamaah," tegasnya.
Dukungan dan harapan senada disampaikan Wakil Wali Kota Mataram TGH Mujiburrahman, berharap kuota haji Kota Mataram tahun 2027 bisa bertambah dari angka sementara.
Sebagaimana capaian kuota tahun lalu yang melonjak hingga 854 jamaah dari kuota awal 590 orang.
“Tentu kalau masalah kuota kita berharap ada tambahan,” katanya.
Ia juga mendorong agar pelayanan haji 2027 di bawah pimpinan definitif yang baru dapat berjalan lebih maksimal dan tertata.
Segala kekurangan serta catatan evaluasi dari penyelenggaraan tahun sebelumnya diharapkan tidak terulang kembali, terutama ketelitian dalam verifikasi dokumen jamaah.
“Kemarin saja yang masih Plt sudah baik. Ini kan pelayanan mengurus warga Kota Mataram, sudah selayaknya pimpinan daerah memberikan dukungan,” ungkapnya.
Dirinya mewanti-wanti agar pemeriksaan berkas dilakukan secara detail untuk mencegah terulangnya insiden seperti deportasi salah satu jamaah haji asal Kota Mataram oleh otoritas Arab Saudi.
“Termasuk itu, harus lebih detail dan lebih baik lagi dalam semua pelayanan,” pungkasnya.
Editor : Kimda Farida
Sumber : Liputan