Metropolis Nasional Ekonomi Bisnis Politika Hukrim Astra Honda NTB Sportivo Newstainment Pendidikan Video Dunia Teknologi Kesehatan Gaya Hidup Kuliner Lapsus Lifestyle Opini Aneka

5 GP Tanpa Kemenangan, Ducati Tertekan! Jerez Jadi Penentuan Bangkit atau Makin Terpuruk

Rury Anjas Andita • Minggu, 19 April 2026 | 11:16 WIB
Ducati paceklik 5 GP tanpa kemenangan. Jerez jadi penentuan bangkit atau terpuruk di MotoGP 2026 saat Aprilia sedang dominan. (Instagram Ducati Corse)
Ducati paceklik 5 GP tanpa kemenangan. Jerez jadi penentuan bangkit atau terpuruk di MotoGP 2026 saat Aprilia sedang dominan. (Instagram Ducati Corse)

 

LombokPost - Dominasi Ducati Lenovo Team di MotoGP mulai goyah. Untuk pertama kalinya sejak 2021, pabrikan asal Borgo Panigale itu menjalani lima Grand Prix tanpa kemenangan—situasi yang membuat tekanan semakin besar jelang seri Jerez.

Tak hanya paceklik kemenangan, Ducati bahkan belum meraih podium dalam balapan utama sejak GP Jepang 2025. Catatan ini menjadi yang terburuk dalam satu dekade terakhir dan memicu tanda tanya besar atas performa mereka di MotoGP 2026.

Duet andalan Marc Marquez dan Francesco Bagnaia pun belum mampu mengangkat performa tim. Padahal, keduanya merupakan nama besar yang sebelumnya mendominasi bersama Desmosedici GP dalam beberapa musim terakhir.

Baca Juga: Dominan di MotoGP 2026, Marco Bezzecchi Justru Merendah: “Saya Belum Layak Disebut Kandidat Juara”

Situasi makin sulit karena dominasi kini beralih ke Aprilia Racing, terutama lewat performa luar biasa Marco Bezzecchi yang mencetak lima kemenangan beruntun.

Meski demikian, harapan Ducati belum sepenuhnya pupus. Seri Jerez diyakini menjadi momentum kebangkitan, mengingat rekam jejak mereka yang cukup kuat di sirkuit tersebut dalam beberapa musim terakhir.

Perhatian juga tertuju pada Alex Marquez yang tampil impresif musim lalu di Jerez. Pembalap BK8 Gresini Racing itu diharapkan mampu kembali bersaing di barisan depan setelah awal musim 2026 yang kurang konsisten.

Baca Juga: Nyaris Podium! Ai Ogura Gagal Finis di MotoGP Amerika Serikat 2026, Trackhouse Bongkar Masalah Mesin

Sementara itu, Marc Marquez berupaya bangkit setelah hasil kurang memuaskan di GP Spanyol 2025. Dengan kondisi fisik yang semakin membaik usai cedera bahu dan insiden di COTA, performanya di Jerez menjadi salah satu sorotan utama.

Di sisi lain, Fabio Di Giannantonio justru muncul sebagai harapan baru Ducati. Pembalap Pertamina Enduro VR46 Racing Team itu tampil konsisten dengan dua pole position beruntun dan kini menjadi rider Ducati terbaik di klasemen sementara.

Pertanyaan besar juga mengarah ke Fermin Aldeguer yang tengah berupaya pulih dari cedera, serta peluang Bagnaia untuk kembali ke performa terbaiknya di trek yang pernah memberinya banyak kemenangan.

MotoGP 2026 kini memasuki fase krusial di Eropa. Seri Estrella Galicia Grand Prix Spanyol di Jerez (26-28 April) akan menjadi titik balik penting—apakah Ducati mampu mengakhiri paceklik, atau justru semakin tertinggal dari rivalnya.

Editor : Rury Anjas Andita
#MotoGP #ducati #jerez #francesco bagnaia #marc maquez