LombokPost – Gelaran MotoGP Indonesia di Sirkuit Internasional Pertamina Mandalika, Kabupaten Lombok Tengah, Nusa Tenggara Barat (NTB), selalu berhasil menyedot perhatian pecinta balap dunia. Tahun ini MotoGP Mandalika sesuai agenda bakal digelar 9-11 Oktober 2026.
Selain menyajikan persaingan ketat di lintasan, event balap motor kasta tertinggi ini menyimpan berbagai sisi unik yang membuatnya berbeda dari seri lainnya di kalender MotoGP.
Berikut adalah 7 hal menarik dari gelaran MotoGP Indonesia di Sirkuit Mandalika yang selalu menjadi perbincangan hangat:
1. Pesona Visual Pesisir Pantai Mandalika
Tidak banyak sirkuit di dunia yang menawarkan pemandangan seindah Mandalika. Terletak persis di kawasan pesisir Selatan Lombok, para pembalap dan penonton disuguhkan panorama laut biru, hamparan bukit hijau, serta bukit-bukit eksotis yang mengelilingi lintasan.
Baca Juga: Dari Simulator MotoGP Mandalika Hingga Promo Oli, Intip Keseruan Booth MyPertamina di GIIAS 2026
2. Aksi Pawang Hujan yang Mendunia
Salah satu momen paling ikonis yang tak pernah dilupakan publik internasional adalah aksi kearifan lokal pawang hujan. Ritual unik di tengah guyuran hujan lebat tersebut tak hanya menyita perhatian penonton di tribun, tetapi juga menghibur para pembalap papan atas di paddock.
3. Antusiasme dan Keramahan Warga Lokal
Keramahan masyarakat Lombok menjadi daya tarik tersendiri bagi kru dan pembalap mancanegara. Para bintang MotoGP sering kali mengunggah momen interaksi hangat mereka dengan warga lokal, mulai dari menyapa anak-anak sekolah hingga menikmati suasana santai di pinggir pantai.
4. Motif Tenun Ikat Khas Sasak di Area Run-Off
Identitas kebudayaan Nusa Tenggara Barat terpancar kuat di area sirkuit. Tikungan 15 dan 16 dihiasi lukisan motif Tenun Ikat Subahnale khas suku Sasak yang membentang luas di area run-off. Elemen visual ini mempertegas karakter Mandalika di mata dunia.
5. Balapan Seru dengan Tantangan Cuaca Tropis
Cuaca di Lombok yang cenderung dinamis—dari panas terik yang menguji ketahanan fisik dan ban, hingga hujan mendadak—selalu menghadirkan drama tak terduga di lintasan. Kondisi ini menuntut strategi tim yang sangat cermat.
Baca Juga: MotoGP 2027 Dibuka di Thailand, Buriram Jadi Saksi Debut Era Baru Mesin 850cc
6. Dampak Ekonomi dan Kebangkitan UMKM NTB
MotoGP Indonesia bukan sekadar ajang olahraga, melainkan pendorong utama roda perekonomian daerah. Ribuan pelaku UMKM lokal mendulang berkah melalui pameran produk kerajinan, kuliner khas Lombok, hingga sektor penginapan yang selalu terisi penuh.
7. Kuliner Khas yang Memikat Pembalap
Mulai dari Ayam Taliwang hingga Plecing Kangkung, ragam kuliner khas Lombok kerap dicicipi oleh para pembalap dan wisatawan asing. Cita rasa pedas yang kaya rempah menjadi pengalaman kuliner yang tidak terabaikan selama mereka berlaga di NTB.
Editor : Kimda FaridaSumber : Lombok Post