LombokPost – Peta persaingan MotoGP 2027 kembali mengalami perubahan. Luca Marini resmi bergabung dengan Tech3 untuk musim 2027, sekaligus menjadi pembalap pertama yang diumumkan untuk mengisi salah satu dari dua slot tim tersebut.
Kepindahan pembalap bernomor #10 itu menjadi bagian dari persiapan Tech3 menghadapi era baru MotoGP. Mulai 2027, kelas premier akan memasuki periode perubahan besar dengan regulasi teknis baru dan mesin 850 cc.
Marini juga bakal memulai babak baru bersama KTM, setelah tiga musim memperkuat Honda HRC Castrol sejak 2024.
Baca Juga: Pengembangan GP26 Mentok, Ducati Mulai Fokus Siapkan Motor MotoGP 2027
Tech3 tidak sekadar mendapatkan pembalap baru. Marini datang dengan pengalaman panjang di kelas premier dan rekam jejak sebagai salah satu pembalap yang mampu tampil konsisten.
Pembalap berusia 29 tahun itu menjalani debut MotoGP pada 2021, setelah menyelesaikan musim 2020 sebagai runner-up Moto2.
Sebelum naik ke kelas premier, Marini telah mencatatkan kemenangan di Moto2. Sejak berada di MotoGP, ia juga beberapa kali mampu mengamankan podium sekaligus menunjukkan kemampuan adaptasi terhadap berbagai karakter motor.
Baca Juga: David Alonso, Baby Goat dari Kolombia yang Siap Menggebrak MotoGP 2027
Pengalaman tersebut menjadi salah satu alasan Tech3 menjadikan Marini bagian dari proyek baru mereka.
CEO Tech3, Guenther Steiner, menilai kemampuan Marini dalam bekerja sama dengan insinyur serta memahami proses pengembangan motor akan sangat penting menghadapi perubahan regulasi 2027.
"Luca adalah pembalap yang terus kami pantau, dan kami sangat senang menyambutnya di Tech3 mulai 2027. Ia membawa pengalaman yang sangat banyak, serta mentalitas dan pendekatan yang tepat untuk proyek yang sedang kami bangun," ujar Steiner.
Baca Juga: Rio de Janeiro Jadi Panggung MotoGP 2027, Peluncuran Digelar di Pantai Botafogo
Menurut dia, MotoGP 2027 akan menjadi momentum perubahan besar. Karena itu, Tech3 membutuhkan pembalap yang tidak hanya cepat di lintasan, tetapi juga mampu memberikan masukan penting dalam pengembangan motor.
"Luca memahami cara kerja di level tertinggi olahraga ini, baik dalam hal kolaborasi dengan para insinyur, pengembangan motor, maupun upaya untuk terus maju dalam situasi yang menantang," imbuhnya.
Kedatangan Marini juga memiliki arti penting bagi Tech3 dan KTM. Mulai 2027, tim tersebut akan memasuki fase berikutnya dalam kemitraannya dengan pabrikan Austria itu.
Dengan regulasi baru yang menanti, Tech3 harus membangun fondasi baru. Kehadiran Marini diharapkan dapat membantu tim melewati proses tersebut dengan lebih matang.
Baca Juga: MotoGP Tetap di Silverstone hingga 2028, 12 Pemenang Berbeda Jadi Buktinya
Manajer Tim Tech3, Nicolas Goyon, juga menilai pengalaman Marini bakal menjadi aset penting.
"Luca telah membuktikan kemampuannya untuk tampil kompetitif di level tertinggi dan pengalamannya di MotoGP akan sangat berharga saat kami memasuki babak baru ini," kata Goyon.
Ia menambahkan, pemahaman Marini dari sisi pembalap maupun teknis diyakini dapat membantu perkembangan proyek Tech3 bersama KTM.
Baca Juga: Raul Fernandez Bikin Sejarah di Silverstone, Jadi Pemenang Berbeda ke-12 MotoGP Inggris
Bagi Marini, kepindahan ini menandai berakhirnya perjalanan tiga musim bersama Honda HRC Castrol.
Kini, tantangan baru sudah menanti. Marini akan menjadi bagian dari proyek Tech3 tepat ketika MotoGP memasuki era baru dengan perubahan regulasi dan mesin.
Kepindahan tersebut sekaligus membuka kesempatan bagi Marini untuk kembali membangun momentum dalam karier MotoGP-nya.
Baca Juga: Klasemen MotoGP 2026 Usai Sprint Inggris: Jorge Martin Makin Jauh, Marc Marquez Terlempar
Tech3 sendiri masih memiliki satu slot pembalap yang belum diumumkan. Dengan Marini sudah dipastikan menjadi bagian dari tim mulai 2027, perhatian kini beralih pada siapa yang akan menjadi tandemnya.
Editor : Rury Anjas Andita
Sumber : motogp.com