LombokPost – Langkah Veda Ega Pratama pada hari pertama Michelin Grand Prix Aragon belum berjalan sesuai harapan. Rookie Indonesia itu harus memulai perjuangan dari Q1 setelah hanya mampu menempati posisi ke-20 dalam sesi Practice Moto3, Jumat (28/8).
Pembalap Honda Team Asia tersebut membukukan waktu yang membuatnya tertinggal hampir 1,2 detik dari David Almansa. Catatan itu membuat Veda belum masuk jajaran pembalap yang berhak langsung melaju ke Q2.
Situasi tersebut tentu menjadi tantangan tersendiri bagi Veda Ega Pratama. Pembalap asal Gunungkidul, Jogjakarta, itu harus melewati Q1 lebih dulu jika ingin mengamankan posisi start yang kompetitif pada Moto3 Aragon.
Baca Juga: Fermin Aldeguer Gabung VR46, Dapat Motor Pabrikan Ducati untuk MotoGP 2027
Sementara itu, Almansa tampil nyaris tanpa cela di hadapan publik tuan rumah. Pembalap Liqui Moly Dynavolt Intact GP tersebut melanjutkan dominasinya setelah sebelumnya menjadi yang tercepat dalam Free Practice.
Almansa kembali mencatat waktu terbaik pada sesi Practice dengan torehan 1 menit 57,473 detik. Ia unggul atas dua pembalap Red Bull KTM Tech3, Rico Salmela dan Valentin Perrone.
Veda Berburu Tiket Q2
Hasil Practice membuat Veda harus bekerja lebih keras pada sesi kualifikasi. Posisi ke-20 belum menutup peluang rookie Indonesia tersebut untuk memperbaiki posisi start.
Baca Juga: Luca Marini Resmi ke Tech3 untuk MotoGP 2027, Siap Hadapi Era Baru KTM
Format kualifikasi Moto3 membuat pembalap yang berada di luar 14 besar harus melewati Q1. Hanya pembalap dengan performa terbaik dari sesi tersebut yang kemudian mendapatkan kesempatan melanjutkan perjuangan di Q2.
Karena itu, Q1 bakal menjadi momen penting bagi Veda. Kecepatan satu lap harus segera ditemukan agar pembalap Honda Team Asia itu bisa keluar dari zona belakang dan bersaing mendapatkan posisi start yang lebih baik.
Veda datang ke Aragon dengan status rookie Moto3. Pengalaman yang terus bertambah dari satu seri ke seri lainnya menjadi modal penting untuk menghadapi trek MotorLand Aragon yang menuntut kombinasi pengereman keras, perubahan arah cepat, dan konsistensi sepanjang lap.
Almansa Tampil Dominan
Di bagian depan, Almansa menunjukkan bahwa dirinya bakal menjadi salah satu pembalap yang patut diperhitungkan sepanjang akhir pekan Moto3 Aragon.
Catatan 1:57,473 tidak hanya menempatkannya sebagai pembalap tercepat, tetapi juga membuat Almansa unggul cukup nyaman dari para pesaingnya. Salmela dan Perrone masing-masing menempati posisi kedua dan ketiga.
Adrian Fernandez dari Leopard Racing menjadi pembalap Honda terbaik dengan berada di posisi keempat. Di belakangnya terdapat Alvaro Carpe dari Red Bull KTM Ajo yang saat ini juga menjadi salah satu penantang gelar juara.
Baca Juga: Enea Bastianini Resmi ke Trackhouse, Duet dengan Raul Fernandez di MotoGP 2027
Rookie Casey O'Gorman (SIC58 Squadra Corse) menempati posisi keenam, disusul Jesus Rios (Rivacold Snipers Team).
Maximo Quiles juga mencuri perhatian setelah kembali beraksi usai menjalani pemulihan cedera patah tulang selangka kanan. Pembalap CFMOTO Aspar Team tersebut langsung mengamankan posisi kedelapan, meski terpaut 0,641 detik dari Almansa.
Sepuluh besar dilengkapi Matteo Bertelle dan Guido Pini. Empat pembalap berikutnya yang memastikan tiket langsung ke Q2 adalah Marco Morelli, Adrian Cruces, Joel Kelso, dan Hakim Danish.
Baca Juga: Daniel Holgado, Rookie Gresini yang Siap Gegerkan MotoGP 2027
Kualifikasi Moto3 Aragon dijadwalkan berlangsung pada Sabtu (29/8) pukul 17.45 WIB.
Editor : Rury Anjas AnditaSumber : motogp.com