LombokPost – Nicolo Bulega akhirnya mendapatkan tiket menuju kelas utama. Pembalap Italia tersebut resmi bergabung dengan Pertamina Enduro VR46 Racing Team untuk mengarungi MotoGP 2027.
Kepastian itu sekaligus menandai kepindahan Bulega dari WorldSBK ke MotoGP. Di tim yang berbasis di Tavullia tersebut, Bulega bakal menjadi rekan setim Fermin Aldeguer dan mengendarai Ducati Desmosedici GP.
Bagi Bulega, MotoGP 2027 akan menjadi debut penuh waktunya di kelas premier. Namun, ia bukan benar-benar pendatang baru di lingkungan MotoGP.
Baca Juga: Investasi Rp1,7 Triliun, Sirkuit MotoGP Adelaide 2027 Siap Jadi Ikon Baru
Pembalap 26 tahun itu sebelumnya pernah menjadi pembalap penguji Ducati dan sempat tampil dalam dua balapan terakhir musim lalu sebagai pembalap pengganti di Ducati Lenovo Team.
Dari VR46, Berputar ke WorldSBK
Perjalanan Bulega menuju MotoGP terbilang unik. Ia mengawali kiprah di panggung dunia melalui Moto3 pada 2015 sebagai wildcard bersama VR46 Racing Team.
Pada tahun yang sama, Bulega juga berhasil menjadi juara FIM CEV Moto3 Junior Championship. Ia kemudian memperkuat tim asal Tavullia tersebut selama tiga musim di Moto3 sebelum naik ke Moto2 pada 2019.
Baca Juga: Marco Bezzecchi Pecahkan Rekor Lap, Jungkalkan Marquez Bersaudara di MotoGP Aragon
Kariernya kemudian mengambil jalur berbeda. Bulega meninggalkan paddock MotoGP dan beralih ke balap motor produksi massal dengan turun di WorldSSP bersama Ducati pada 2022.
Keputusan tersebut justru menjadi titik balik penting dalam kariernya. Pada 2023, Bulega tampil luar biasa dengan merebut gelar juara dunia WorldSSP. Ia mencatatkan 10 pole position dan 16 kemenangan dalam perjalanan menuju titel tersebut.
Prestasi itu mengantarkannya naik ke WorldSBK pada 2024 sebagai pembalap tim pabrikan Ducati.
Dominasi Bulega Antar ke MotoGP
Bulega langsung menunjukkan kelasnya di WorldSBK. Pada musim debutnya, ia mengakhiri kejuaraan sebagai runner-up. Pencapaian serupa kembali diraihnya pada musim berikutnya.
Musim 2026 menjadi bukti lain betapa pesat perkembangan Bulega. Sejauh ini, ia memimpin klasemen WorldSBK 2026 setelah mencatatkan 26 kemenangan dari 27 balapan yang telah dijalani.
Performa tersebut menjadi salah satu modal utama Bulega untuk mendapatkan kesempatan naik ke MotoGP.
Baca Juga: Izan Guevara Naik Kelas, Yamaha Siapkan Duet dengan Toprak Razgatlioglu di MotoGP 2027
Mulai 2027, ia akan menghadapi tantangan baru bersama Pertamina Enduro VR46 Racing Team. Menariknya, Bulega kembali ke lingkungan yang sudah dikenalnya sejak usia muda.
Kembali ke Keluarga VR46
Bulega mengaku memiliki ikatan kuat dengan VR46. Ia pernah menjadi bagian dari VR46 Riders Academy ketika masih muda sehingga sudah mengenal banyak orang di dalam tim.
Karena itu, kepindahan ke Pertamina Enduro VR46 Racing Team terasa lebih mudah secara personal. "Saya bermimpi untuk bisa sampai ke MotoGP. Namun, karena berbagai alasan, karier saya menempuh jalan yang berbeda," ujar Bulega.
Baca Juga: Pol Espargaro Kembali, Maverick Vinales Belum Pulih Jelang MotoGP Aragon
Setelah sukses membangun karier di WorldSBK, Bulega akhirnya memilih naik ke kelas utama. Ia tidak ingin memasang target berlebihan pada musim debutnya.
Fokusnya sederhana: beradaptasi, menjalani balapan satu per satu, dan memberikan performa terbaik.
Ducati Siapkan Tantangan Baru
General Manager Ducati Corse Gigi Dall'Igna menilai Bulega telah menunjukkan perkembangan yang konsisten selama beberapa tahun terakhir. Menurut Dall'Igna, performa Bulega membuatnya layak mendapatkan kesempatan untuk masuk ke proyek MotoGP Ducati.
Pertamina Enduro VR46 Racing Team dinilai menjadi lingkungan yang ideal bagi Bulega untuk menjalani proses adaptasi di kelas premier. Namun, tantangan MotoGP 2027 belum menjadi fokus utama Bulega untuk saat ini.
Ducati masih berharap pembalap Italia tersebut menuntaskan pekerjaannya di WorldSBK 2026, terutama karena ia sedang berada dalam persaingan menuju gelar juara dunia.
Baca Juga: Fermin Aldeguer Gabung VR46, Dapat Motor Pabrikan Ducati untuk MotoGP 2027
Sementara itu, Team Manager VR46 Pablo Nieto menilai pengalaman Bulega menggunakan ban WorldSBK serta Ducati Desmosedici GP sebagai pembalap penguji akan membantu proses adaptasinya.
Apalagi, MotoGP 2027 juga akan memasuki era regulasi baru. Perubahan tersebut membuat seluruh tim dan pembalap harus kembali beradaptasi dengan motor serta regulasi yang berbeda.
Editor : Rury Anjas AnditaSumber : motogp.com