LombokPost – Loris Capirossi resmi menyandang status Legenda MotoGP. Pengukuhan mantan pembalap Italia itu berlangsung dalam seremoni emosional di Misano, disaksikan keluarga, teman, dan sejumlah rekan yang pernah mendampinginya sepanjang karier.
"Ini adalah momen yang sangat spesial," ujar Capirossi dalam seremoni pengukuhan tersebut.
Medali Legenda MotoGP diserahkan langsung CEO MotoGP Sports Entertainment Group Carmelo Ezpeleta. Penghargaan itu menjadi pengakuan atas perjalanan panjang Capirossi di Kejuaraan Dunia yang berlangsung selama 22 musim, dari 1990 hingga 2011.
Baca Juga: Marco Bezzecchi Balik Unggul atas Marc Marquez, Francesco Bagnaia Terpuruk di MotoGP Misano
Capirossi mencatatkan 328 start Grand Prix di seluruh kategori. Dari jumlah tersebut, dia mengoleksi 29 kemenangan, terdiri atas delapan kemenangan di kelas 125cc, 12 di 250cc, dan sembilan di MotoGP.
Koleksinya juga mencakup 99 podium, 41 pole position, serta tiga gelar juara dunia.
Salah satu catatan paling unik Capirossi datang ketika dia menjadi juara dunia 125cc pada 1990. Saat itu, usianya baru 17 tahun 165 hari. Rekor tersebut membuatnya tercatat sebagai juara dunia Grand Prix termuda.
Baca Juga: Alex Rins Tinggalkan MotoGP Akhir 2026, Pilih Proyek Baru Ketimbang WorldSBK
Rekor itu baru mendapat penantang lebih dari tiga dekade kemudian. Pedro Acosta menjadi juara dunia Moto3 2021 pada usia 17 tahun 166 hari, hanya sehari lebih tua dibanding Capirossi ketika meraih gelar perdananya.
Capirossi juga menjadi pembalap terakhir sebelum Acosta yang mampu merebut gelar juara dunia pada musim debutnya di kelas 125cc/Moto3.
Di kelas premier, nama Capirossi tidak bisa dilepaskan dari sejarah awal Ducati di MotoGP. Dia mempersembahkan kemenangan MotoGP pertama bagi Ducati pada GP Catalunya 2003, hanya setahun setelah pabrikan Borgo Panigale itu menjalani debut di kelas utama.
Baca Juga: Ai Ogura Masih Cedera, Absen di MotoGP Misano, Bidik Comeback di Austria
Kemenangan tersebut juga menjadi kemenangan Grand Prix pertama Ducati di semua kelas sejak Mike Hailwood menang di kelas 125cc pada GP Ulster 1959.
Capirossi memiliki catatan lain yang tak kalah istimewa. Dia berhasil memenangi balapan MotoGP bersama tiga pabrikan berbeda: Yamaha, Honda, dan Ducati.
Prestasi itu hanya dimiliki lima pembalap, termasuk Capirossi. Empat lainnya adalah Mike Hailwood, Randy Mamola, Eddie Lawson, dan Maverick Viñales.
Bukan hanya kemenangan. Capirossi juga pernah naik podium bersama empat pabrikan berbeda, yakni Honda, Yamaha, Ducati, dan Suzuki.
Baca Juga: Nicolo Bulega Naik Kelas ke MotoGP, Tinggalkan WorldSBK untuk VR46
Rentang karier kemenangannya pun sangat panjang. Capirossi meraih kemenangan pertama di kelas 125cc pada GP Inggris 1990 dan kemenangan terakhir di MotoGP pada GP Jepang 2007.
Jarak antara dua kemenangan tersebut mencapai 17 tahun 49 hari. Catatan itu menempatkan Capirossi sebagai pembalap dengan rentang kemenangan terpanjang kedua dalam sejarah, hanya di bawah Valentino Rossi yang mencatat 20 tahun 311 hari.
Capirossi akhirnya mengakhiri karier balapnya pada GP Valencia 2011. Saat pensiun, dia berstatus sebagai pemegang rekor start Grand Prix terbanyak dengan 328 penampilan.
Baca Juga: Jadwal Lengkap MotoGP San Marino 2026, Duel Martin vs Marc Marquez Panaskan Misano
Nomor ikoniknya, #65, kemudian dipensiunkan dari ajang MotoGP pada 2016. Penghormatan itu menjadi bagian lain dari jejak panjang pembalap kelahiran Italia tersebut.
Namun, hubungan Capirossi dengan MotoGP tidak berakhir ketika dia meninggalkan lintasan. Saat ini, dia menjalankan peran sebagai perwakilan Race Direction MotoGP.
Editor : Rury Anjas AnditaSumber : motogp.com