LombokPost – Penantian panjang Pedro Acosta akhirnya berakhir. Setelah tiga musim menunggu, pembalap KTM itu meraih kemenangan perdana di MotoGP Austria.
Acosta menjadi yang tercepat dalam balapan di Red Bull Ring, Ahad (20/9). Kemenangan tersebut sekaligus menjadi momentum penting bagi pembalap asal Spanyol itu untuk menatap sisa musim MotoGP 2026.
Yang membuat kemenangan itu terasa semakin spesial, Acosta sehari sebelumnya justru mengalami crash ketika memimpin sprint race.
Baca Juga: Tiga Tahun Menunggu, Pedro Acosta Akhirnya Menang MotoGP Austria
Tak ingin terlalu serius dengan kesalahan tersebut, Acosta bahkan menjadikannya bagian dari perayaan kemenangan. Setelah finis pertama, dia berpura-pura terjatuh di chicane, lokasi ketika dirinya mengalami crash pada sprint race.
“Saya merayakannya di sana, karena setelah melakukan kesalahan paling konyol dalam karier saya, saya rasa tidak ada cara lain. Kita harus bisa menertawakan kesalahan sendiri,” ujar Acosta, dikutip dari GPOne.
Kado Perpisahan untuk KTM
Kemenangan di MotoGP Austria juga menjadi kado spesial Acosta untuk KTM.
Baca Juga: Jorge Martin Kembali Pimpin Klasemen MotoGP 2026 Usai Sprint Austria
Sebab, pembalap 22 tahun itu akan meninggalkan KTM dan bergabung dengan Ducati musim depan. Sebelum berpisah, Acosta berhasil mengakhiri paceklik kemenangan KTM di kandang sendiri.
Sebelumnya, kemenangan terakhir KTM diraih Miguel Oliveira saat memenangi GP Thailand pada 2 Oktober 2022.
“Saya sangat bahagia untuk mereka dan juga untuk diri saya sendiri. Musim lalu bukan hanya sulit bagi saya, tetapi juga bagi KTM. Bisa kembali ke sini, di balapan kandang kami, tampil cepat sepanjang akhir pekan, lalu menang, sungguh luar biasa,” ujar Acosta.
Kemenangan tersebut sekaligus mempertegas kebangkitan Acosta setelah melalui periode sulit bersama KTM.
Bidik Posisi Tiga Besar
Setelah akhirnya menang MotoGP, Acosta tidak ingin berhenti sampai di Austria. Target berikutnya adalah posisi tiga besar klasemen.
Saat ini Pedro Acosta berada di peringkat keempat dengan 234 poin. Dia terpaut 30 angka dari Marco Bezzecchi yang menempati posisi ketiga.
Baca Juga: Jorge Martin Rebut Pole MotoGP Austria, Kalahkan Marc Marquez dan Pedro Acosta
“Saya masih cukup jauh (dari perebutan gelar juara), tetapi tidak terlalu jauh dari tiga besar, dan itu bagus,” kata Acosta.
Dengan tujuh seri tersisa, peluang mengejar posisi ketiga masih terbuka. Acosta pun optimistis karena merasa KTM telah menemukan setelan motor yang sesuai.
KTM Sudah Kompetitif
Acosta mengaku belum mengetahui secara detail perubahan yang dilakukan pada motornya. Namun, dia merasakan KTM sudah tampil kompetitif sejak awal akhir pekan MotoGP Austria.
Baca Juga: El Tiburon Jadi yang Tercepat di Practice MotoGP Austria, Ungguli Aldeguer dan Ogura
“Kami menggunakan set-up Misano dan itu bekerja dengan baik. Kami akan berusaha mempertahankannya saat menuju Jepang,” ujarnya.
Editor : Rury Anjas AnditaSumber : Jawa Pos