LombokPost - Jika Marc Marquez punya semaklcam kutukan di Mandalika sehingga berulang kali terjatuh, Toprak Razgatlioglu punya jodoh.
Namanya saja sudah setengah jadi orang Indonesia, sejak pertama kali World Superbike (WSBK) mendarat di Lombok pada 2021, nama Toprak Razgatlioglu langsung viral.
Bukan karena gaya stoppie-nya yang gila, tapi karena kolom komentar Instagram-nya dipenuhi satu kata "ketoprak".
Baca Juga: Marc Marquez Hadapi "Kutukan" Sirkuit Mandalika, Sudah Jatuh Delapan Kali di Tanah Lombok
"Saya tahu itu tahun lalu. Saya lihat komentar-komentar tulisan di instagram. Ketoprak.. ketoprak.. Dan akhirnya di sini, saya tanya langsung apa itu ketoprak," kata Toprak Razgatlioglu saat itu di hospitality Pata Yamaha, ia tertawa, tidak marah.
Toprak asli Turki memang dikenal ketat soal diet, tim principal Pata Yamaha, Paul Denning, bahkan pernah mengatakan, Toprak Razgatlioglu sangat disiplin menjaga makan selama musim.
Tapi untuk ketoprak, ia bikin pengecualian, kisah cintanya dengan ketoprak bermula dari tantangan.
Baca Juga: Masalah Pelik yang Harus Diselesaikan AC Milan dan Mutiara Muda Francesco Camarda
November 2022, saat WSBK Mandalika, presenter Trans7 menantangnya live.
"Bagaimana kalau kita buat perjanjian, kalau kamu menang Race 2, saya carikan ketoprak di sini. Soalnya ini bukan makanan asli Lombok, dan kamu harus coba."
Toprak jawab pendek "InsyaAllah, akan saya tunggu."
Baca Juga: Mandalika Memanggil, Pembalap MotoGP "Menari-nari" di Tanah Sasak Lombok
Hasilnya, ia menang, bahkan bukan cuma Race 2, tapi sapu bersih Superpole, Race 1, Superpole Race, Race 2, plus fastest lap, semua.
Sore harinya, sepiring ketoprak datang ke paddock Yamaha, Yamaha Racing bahkan mengunggah videonya.
Momen kocaknya, Toprak tidak langsung mengaduk, dia makan satu per satu, toge dulu, tahu dulu, bihun dulu, bumbu kacang dipisah.
Baca Juga: Emil Audero, Bajang Mentaram atau Pagah Praya: Lahir di Mataram, Darahnya Praya, Hatinya Lombok
Kru bilang harus diaduk, ia nyengir, "Lebih baik seperti ini, tidak dicampur," akhirnya ia habiskan juga, san ia suka.
Tiga tahun berlalu, hubungannya dengan Indonesia makin lengket, ingat, gelar dunia WSBK pertamanya ia kunci di Mandalika 2021.
"Saya menikmati Sirkuit Mandalika. Itu sirkuit yang menyenangkan bagi saya. Ketika saya meraih titel pertama pada 2021 di Mandalika, feeling-nya spesial karena saya mendapatkan gelar juara pertama itu di negara muslim," katanya dalam sebuah momen.
Baca Juga: "Kanak Lombok" Si Bajang Mentaram Emil Audero Jadi Pahlawan Timnas Juara Usai Taklukkan Thailand
Februari lalu, ia kembali, bukan ke Lombok, tapi ke SMKN 39 Jakarta, dalam rangka launch tim Monster Energy Yamaha MotoGP, dan di depan murid-murid SMK, ia ditanya lagi soal ketoprak.
"Ya, di tahun 2023 saya sudah mencoba ketoprak sedikit. Rasanya berbeda, tapi kenapa saya mencobanya karena banyak yang menulis Ketoprak di depan nama saya," ujarnya sambil tertawa seraya mengatakan penggemar Indonesia sangat gila.
Kini 2026, Toprak tidak lagi di WSBK, dia rookie di MotoGP bersama Prima Pramac Yamaha, satu tim dengan Fabio Quartararo.
Baca Juga: Laga Internasional Usai, Sejumlah Pemain AC Milan Kembali dalam Keadaan Cedera
Dan ia akan kembali ke Mandalika minggu ini sebagai pembalap MotoGP.
Pertanyaannya, apakah panitia MotoGP Mandalika sudah menyiapkan ketoprak lagi.
Kalau dulu ia butuh menang untuk dapat sepiring, sekarang mungkin harus ada sepiring ketoprak dulu untuk Toprak Razgatlioglu.
Editor : Prihadi ZoldicSumber : Lombok Post Online