LombokPost – Jalur keluar-masuk penonton MotoGP Mandalika 2026 diuji. Kapolda NTB Irjen Pol. Kalingga Rendra Raharja turun langsung mengecek simulasi manajemen arus kendaraan di kawasan Sirkuit Mandalika, Kamis (8/10) sore.
Simulasi ini menguji pergerakan penonton, shuttle bus, hingga rombongan VVIP untuk mengantisipasi kemacetan saat ajang balap berlangsung.
Simulasi dimulai sekitar pukul 16.30 Wita. Rute yang diuji membentang dari Bundaran Sunggung hingga kawasan Pertamina Mandalika International Circuit, Kabupaten Lombok Tengah.
Pengecekan tersebut menjadi bagian dari upaya Polda NTB memastikan kesiapan rekayasa lalu lintas menjelang Pertamina Grand Prix of Indonesia atau MotoGP Mandalika 2026 yang berlangsung pada 9–11 Oktober.
Baca Juga: Hindari Macet di MotoGP Mandalika 2026, Polda NTB Siapkan 118 Shuttle Bus dan Atur Jalur Penonton
Kapolda NTB Irjen Pol. Kalingga Rendra Raharja menegaskan, kejelasan jalur kedatangan dan kepulangan menjadi kunci kelancaran pergerakan kendaraan selama balapan berlangsung.
"Kita pastikan seluruh skema arus kedatangan dan kepulangan berjalan jelas, terarah dan mampu mengurai pergerakan penonton maupun rombongan VVIP," tegas Kalingga.
Dalam simulasi tersebut, Karo Ops Polda NTB Kombes Pol. Erwin Rachmat memaparkan skema pergerakan kendaraan berdasarkan jenis layanan dan akses yang digunakan.
Untuk penonton yang menggunakan kendaraan roda empat (R4) dan roda dua (R2) dari Gate 1, arus keluar diarahkan melalui Black Gate I. Kendaraan kemudian bergerak menuju Bundaran Sunggung sebelum berbelok ke Bypass Mandalika.
Baca Juga: Riders to School, Pembalap Dunia Ajak Pelajar Berani Bermimpi
"Untuk penonton pengguna R4 dan R2, arus keluar dari sirkuit melalui Black Gate I, kemudian menuju Bundaran Sunggung dan selanjutnya diarahkan ke Bypass Mandalika," kata Erwin.
Shuttle Bus dan VVIP Punya Jalur Khusus
Pengaturan berbeda diterapkan untuk shuttle bus yang melayani mobilitas penonton dari dan menuju area parkir.
Dari sirkuit, shuttle bus keluar melalui Black Gate I menuju Bundaran Sunggung. Bus kemudian bergerak lurus ke arah Parkir Timur untuk menurunkan penumpang.
Setelah itu, bus kembali menuju Bundaran Sunggung dan berbelok ke Black Gate II untuk mengangkut penonton berikutnya. Skema ini dirancang agar pergerakan armada shuttle tetap teratur dan tidak bercampur dengan arus kendaraan penonton yang meninggalkan kawasan sirkuit.
Baca Juga: Hasil Free Practice Moto3 Mandalika 2026: Veda Ega Pratama Tempati Posisi 10
Sementara itu, penonton yang berada di Parkir Timur dan menggunakan kendaraan pribadi roda dua maupun roda empat diarahkan menuju Bundaran Sunggung. Dari titik tersebut, kendaraan berbelok ke Bypass Mandalika.
Adapun rombongan VVIP menggunakan jalur tersendiri. Saat kedatangan, rombongan diarahkan dari Bundaran Bandara Internasional Zainuddin Abdul Madjid (BIZAM) menuju Bypass Mandalika, kemudian ke Bundaran Sunggung dan masuk ke sirkuit melalui Red Gate.
"Rombongan VVIP diarahkan melalui jalur khusus dari Bundaran BIZAM, Bypass Mandalika, Bundaran Sunggung dan masuk ke sirkuit melalui Red Gate," jelas Erwin.
Untuk perjalanan pulang, rombongan VVIP keluar melalui Red Gate menuju Bundaran Sunggung. Kendaraan kemudian berbelok ke kiri menuju Bypass Mandalika hingga kembali ke Bundaran BIZAM.
Melalui simulasi tersebut, Polda NTB menguji kesiapan jalur dan pola pergerakan kendaraan sebelum diterapkan selama MotoGP Mandalika 2026. Pengaturan arus kedatangan dan kepulangan diharapkan dapat meminimalkan persilangan kendaraan serta mencegah penumpukan di akses utama menuju sirkuit.
Editor : Marthadi