LombokPost – Pembalap rookie MotoGP dari Brasil, Diogo Moreira tampil dengan penampilan berbeda pada Pertamina Grand Prix of Indonesia di Sirkuit Mandalika. Rider Pro Honda LCR itu menggunakan helm spesial bernuansa batik sebagai bentuk penghormatan terhadap Indonesia, khususnya Mandalika yang menyimpan kenangan manis dalam perjalanan kariernya.
Desain helm spesial Diogo Moreira tersebut memadukan motif Batik Parang dengan sentuhan budaya Nusantara. Detail ini membuat helm Moreira tak sekadar menjadi perlengkapan balap, tetapi juga simbol penghormatan kepada Indonesia menjelang balapan MotoGP di Mandalika.
Dari foto yang diunggah LCR Team melalui media sosial, motif Batik Parang terlihat menghiasi bagian helm. Di sisi kanan dan kiri, terdapat ornamen bunga berwarna merah muda dan merah. Sementara itu, bagian belakang helm menampilkan gambar Barong Bali, lengkap dengan nama “Diogo” serta nomor balap 11 dalam kombinasi merah dan putih.
Baca Juga: Format Baru MotoGP 2027: Waktu Lintasan Dipangkas, Pro-Kontra Keselamatan Pembalap Mencuat
Helm Batik untuk Mandalika
Penggunaan helm spesial Diogo Moreira bukan tanpa alasan. Sirkuit Mandalika di Pulau Lombok memiliki arti penting bagi pembalap muda tersebut. Moreira pernah meraih kemenangan di kelas Moto3 dan Moto2 saat berlaga di Indonesia.
Pada Moto3 Indonesia 2023, Moreira sukses finis di posisi pertama. Kemenangan itu menjadi kemenangan perdana dalam kariernya di Kejuaraan Dunia. Dua tahun kemudian, ia kembali mencatatkan hasil manis di Mandalika dengan menjuarai balapan Moto2 Indonesia 2025.
Dua kemenangan di kelas berbeda itu membuat GP Indonesia memiliki tempat tersendiri bagi Moreira. Kini, saat tampil di kelas MotoGP bersama Pro Honda LCR, ia membawa penghormatan tersebut melalui desain helm spesial bermotif batik dan Barong Bali.
Baca Juga: Bezzecchi Melesat di FP1 MotoGP Mandalika 2026, Asapi Marc Marquez dan Jorge Martin
“GP Indonesia terasa sangat istimewa bagi Diogo Moreira. Di sinilah ia meraih kemenangan Kejuaraan Dunia pertamanya di Moto3 dan kembali berdiri di podium tertinggi pada Moto2. Jadi, di MotoGP saat ini, rasanya sangat pas untuk mengenakan helm khusus sebagai penghormatan bagi tempat yang begitu bermakna ini,” demikian pernyataan tim.
Bukan Sekadar Desain Helm
Motif Batik Parang dan gambar Barong Bali menjadi elemen utama yang memberi karakter pada helm spesial Diogo Moreira di Mandalika. Perpaduan ornamen tersebut menghadirkan sentuhan budaya Indonesia dalam penampilan pembalap Brasil itu di ajang balap motor dunia.
Bagi Moreira, Mandalika bukan sekadar tempat untuk kembali bersaing di lintasan. Sirkuit ini menjadi bagian penting dari perjalanan kariernya, sejak meraih kemenangan pertama di Moto3 hingga kembali berjaya di Moto2.
Helm spesial bernuansa batik itu pun menjadi cara Moreira menandai kedekatannya dengan GP Indonesia. Saat turun di MotoGP Mandalika, desain tersebut membawa pesan penghormatan kepada Indonesia sekaligus mengingatkan pada dua kemenangan yang pernah diraihnya di Tanah Air.
Editor : Rury Anjas Andita
Sumber : motogp.com