LombokPost - Nama Shane Hawkins mendadak jadi perbincangan hangat setelah posisi drumer Foo Fighters kembali kosong.
Keputusan Dave Grohl dkk untuk memutus kontrak Josh Freese beberapa hari lalu membuat para penggemar kembali menaruh harapan besar pada Shane Hawkins, anak dari mendiang Taylor Hawkins.
Spekulasi mengenai drummer Foo Fighters pengganti Josh mulai ramai di media sosial. Nama Shane Hawkins muncul sebagai kandidat kuat.
Bukan tanpa alasan, Shane Hawkins dinilai punya kualitas luar biasa saat tampil dalam konser tribut untuk sang ayah, Taylor Hawkins, bersama para personel Foo Fighters.
Dalam usia yang masih 18 tahun, Shane Hawkins menunjukkan permainan drum yang tak hanya bertenaga, tapi juga penuh karakter. Ia sukses mencuri perhatian dunia berkat aksi panggungnya yang buas dan emosional.
Namun, apakah Shane Hawkins siap mengisi posisi drumer Foo Fighters secara permanen dan ikut tur keliling dunia?
Sayangnya, peluang itu masih kecil untuk saat ini. Shane tengah fokus bersama band Chevy Metal, yang didirikan oleh mendiang Taylor Hawkins.
Ia bahkan telah menjadwalkan tur musim panas bersama Chevy Metal dan menyatakan tak sabar kembali naik panggung bersama band tersebut.
Sementara itu, promotor Ravel Entertainment yang akan membawa Foo Fighters ke Indonesia menyatakan sudah mengetahui siapa pengganti Josh Freese.
Namun, identitas drumer Foo Fighters terbaru masih dirahasiakan. “Yang jelas kualitasnya tidak kalah dari pendahulunya,” ujar salah satu pihak promotor.
Taylor Hawkins, ayah Shane, dikenal sebagai tulang punggung Foo Fighters. Ia bukan sekadar menjaga beat, tetapi juga menyuntikkan semangat luar biasa dalam setiap penampilan.Tak heran, banyak penggemar merasa belum ada yang bisa menggantikan peran vitalnya.
Meski begitu, Dave Grohl, mantan drumer Nirvana sekaligus vokalis Foo Fighters, memilih Josh Freese sebagai penerus Taylor Hawkins tahun lalu.
Pilihan itu sempat diterima hangat, dan Josh berhasil menjalankan tugasnya selama beberapa waktu.Kini, setelah Josh keluar, banyak penggemar kembali menyuarakan nama Shane Hawkins.
Mereka menilai Shane adalah perpaduan ideal antara gaya Dave Grohl dan Taylor Hawkins—dua drumer paling berpengaruh dalam musik rock modern.
“Permainan Shane sangat liar. Dia adalah kombinasi sempurna dari Dave dan Taylor. Kuharap suatu hari nanti dia resmi jadi drumer Foo Fighters,” tulis salah satu penggemar di Threads.
Tak hanya karena faktor darah, tetapi juga karena kualitas permainannya yang matang di usia muda, Shane Hawkins dianggap sebagai penerus alami.
Penggemar berharap, saat waktunya tiba, Shane Hawkins siap meneruskan warisan musik sang ayah bersama Foo Fighters.
Kini, semua mata tertuju pada siapa yang akan resmi menjadi drumer Foo Fighters berikutnya. Entah Shane atau bukan, pengaruh dan kenangan akan Taylor Hawkins tetap hidup dalam setiap dentuman drum di panggung band rock dunia ini. (***)
Editor : Alfian Yusni