Metropolis Nasional Ekonomi Bisnis Politika Hukrim Astra Honda NTB Sportivo Newstainment Pendidikan Video Dunia Teknologi Kesehatan Gaya Hidup Kuliner Lapsus Lifestyle Opini Aneka

Lagu Garuda di Dadaku Meledak di Stadion, Tapi Ini Nasib Asli Royalti NTRL

Alfian Yusni • Sabtu, 7 Juni 2025 | 06:12 WIB
NTRL. (Foto: instagram)
NTRL. (Foto: instagram)

LombokPost - Lagu Garuda di Dadaku dari band NTRL masih menjadi nyanyian wajib di setiap laga Timnas Indonesia.

Hampir semua suporter mengenal dan hafal lagu ini. Meski dirilis tahun 2009, lagu Garuda di Dadaku terus bergema di stadion Tanah Air.

Tapi siapa sangka, royalti dari lagu yang viral ini ternyata tidak sebanding dengan popularitasnya.

NTRL. (Foto: instagram)
NTRL. (Foto: instagram)

Vokalis NTRL, Bagus Dhanar Dhana, mengungkapkan bahwa lagu Garuda di Dadaku dibuat dalam waktu sangat singkat, hanya sekitar 30 menit.

Lagu ini awalnya hanya dibuat sebagai soundtrack film bertema sepak bola. Namun karena liriknya mengangkat tema nasionalisme secara universal, lagu ini melampaui filmnya dan menjelma jadi anthem suporter Indonesia.

“Awalnya untuk film saja. Tapi kami bikin liriknya agar bisa dipakai di semua event nasional. Ternyata malah jadi lagu wajib Timnas Indonesia,” ungkap Bagus dalam podcast bersama Nanda Persada.

Lagu Garuda di Dadaku telah menjadi simbol semangat dan nasionalisme. Lagu ini dinyanyikan mulai dari stadion hingga sekolah-sekolah. (Foto: instagram)
Lagu Garuda di Dadaku telah menjadi simbol semangat dan nasionalisme. Lagu ini dinyanyikan mulai dari stadion hingga sekolah-sekolah. (Foto: instagram)
 

Dinyanyikan Ribuan Orang, Tapi Royalti Tak Seberapa

Meski viral di stadion dan media sosial, royalti NTRL dari lagu ini justru bikin banyak orang kaget. “Banyak yang kira kami dapat banyak dari lagu Garuda di Dadaku, padahal royalti nggak segede itu,” ujar Bagus.

Fenomena ini jadi bukti bahwa lagu yang viral dan ikonik tak selalu berarti sukses secara komersial.

Bahkan lagu-lagu lain seperti “Sorry” dan “Terbang Tenggelam” yang populer pun tidak mendatangkan royalti besar untuk NTRL.

Yang lebih unik, menurut Bagus, justru lagu-lagu yang mereka buat tanpa ekspektasi malah meledak. “Lagu yang dibuat spontan dan cepat kayak Garuda di Dadaku malah yang paling abadi,” ujarnya.

Lagu NTRL Jadi Lagu Nasionalisme Tak Resmi

Hari ini, lagu Garuda di Dadaku telah menjadi simbol semangat dan nasionalisme. Lagu ini dinyanyikan mulai dari stadion hingga sekolah-sekolah.

Tak jarang pula diputar di event kenegaraan hingga konten media sosial bertema perjuangan.

Meski royalti NTRL dari lagu ini tidak sebanding dengan gaungnya, band ini tetap bangga. “Kami bersyukur bisa jadi bagian dari semangat bangsa. Itu sudah cukup berharga,” kata Bagus.

Dapatkan CD dan Merchandise Resmi Lagu Garuda di Dadaku

Bagi penggemar, CD single Garuda di Dadaku masih bisa dibeli secara daring, lengkap dengan merchandise resmi seperti kaos band NTRL.

Ini menjadi bukti bahwa lagu tersebut tetap hidup, bukan hanya di hati penggemar, tapi juga secara fisik.

Lagu Garuda di Dadaku bukan sekadar lagu. Ia sudah jadi semacam lagu kebangsaan tidak resmi yang terus hidup dari stadion ke stadion.

Meski royalti NTRL tak sebanding, warisan lagu ini akan terus berkibar bersama semangat Garuda.

 

 

 

Lirik Lagu Garuda Di Dadaku

NTRL - 2009

Ayo putra bangsa
Harumkan negeri ini
Jadikan kita bangga
Indonesia


Tunjukan pada dunia
Bahwa ibu pertiwi
Pantas jadi juara
Indonesia


Jayalah negaraku
Tanah air tercinta
Indonesia raya


Jayalah negaraku
Tanah air tercinta
Indonesia raya


Garuda di dadaku
Garuda kebanggaanku
Ku yakin hari ini pasti menang...


Kobarkan semangatmu
Tunjukkan sportivitasmu
Ku yakin hari ini pasti menang...


Garuda di dadaku
Garuda kebanggaanku
Ku yakin hari ini pasti menang...


Kobarkan semangatmu
Tunjukkan sportivitasmu
Ku yakin hari ini pasti menang...(***)

Editor : Alfian Yusni
#royalti #NTRL #Lagu Garuda di Dadaku #Timnas Indonesia #nasionalisme #Bagus