LombokPost-Grup band reggae asal Mataram, Amtenar, akan menggelar tur di Jepang pada Oktober 2025.
Tiga kota yang menjadi lokasi pentas yakni Gifu pada 11 Oktober, Tokyo pada 12 Oktober, dan Chiba pada 13 Oktober.
Tur ini digagas komunitas Lombok Tulen Jepang dan terbuka untuk masyarakat umum. Harga tiket dibanderol sebesar 5.000 yen.
Penampilan Amtenar menjadi momen spesial bagi warga NTB yang bermukim di Jepang, sekaligus memperkenalkan budaya musik Lombok di luar negeri.
Amtenar dikenal sebagai band reggae yang unik. Personelnya merupakan aparatur sipil negara (ASN) di Kota Mataram, sehingga nama Amtenar diambil dari kata Belanda ambtenaar yang berarti pegawai pemerintah.
Band ini terbentuk pada 2007 dan hingga kini tetap aktif bermusik meski para personelnya memiliki kesibukan sebagai pegawai negeri.
Formasi Amtenar diisi Wen (vokal), Igor (bass), Didit (gitar melodi), Bhewok (gitar ritme), Koes (drum), serta Gilang dan Beby (keyboard).
Salah satu personel, H Nizar Denny Cahyadi alias Bang Bewok, saat ini menjabat sebagai Kepala Dinas Pariwisata Kota Mataram.
Amtenar sudah merilis sejumlah album, di antaranya Silaturahmi Cinta (2008), Kau dan Warnamu (2009), Symphoni Reggae Rembaq (2011), Reggae Indonesia (2013), hingga The Best Album yang dirilis pada 2024. Lagu-lagunya mengangkat tema cinta, persahabatan, dan budaya lokal.
Dalam tur ini, Amtenar tidak hanya tampil membawakan lagu-lagu reggae khas mereka, tapi juga menjadi bagian dari acara budaya yang digelar komunitas Lombok Tulen Jepang. Kegiatan ini tentunya bisa menjadi ajang silaturahmi warga diaspora.
Penampilan Amtenar di Jepang menjadi bukti bahwa musik lokal memiliki tempat di kancah internasional.
Band yang berangkat dari ruang kantor ini berhasil menembus batas hingga bisa tampil di Gifu, Tokyo, dan Chiba.
Editor : Akbar Sirinawa