Metropolis Nasional Ekonomi Bisnis Politika Hukrim Astra Honda NTB Sportivo Newstainment Pendidikan Video Dunia Teknologi Kesehatan Gaya Hidup Kuliner Lapsus Lifestyle Opini Aneka

Oasis Reuni! Lagu 'Live Forever' Dipersembahkan Khusus untuk Diogo Jota, Penonton Menangis

Alfian Yusni • Sabtu, 5 Juli 2025 | 05:22 WIB
Lagu legendaris “Live Forever” dibawakan penuh haru dan didedikasikan khusus oleh Oasis untuk Diogo Jota. (Foto: Talksport)
Lagu legendaris “Live Forever” dibawakan penuh haru dan didedikasikan khusus oleh Oasis untuk Diogo Jota. (Foto: Talksport)

LombokPost - Konser reuni Oasis yang telah dinanti selama 16 tahun akhirnya benar-benar terjadi.

Digelar di Principality Stadium, Cardiff, Wales, Kamis (4/7) malam waktu setempat, konser bertajuk Live '25 Tour ini langsung meledak secara emosional.

Lagu legendaris “Live Forever” dibawakan penuh haru dan didedikasikan khusus oleh Oasis untuk Diogo Jota, pesepak bola asal Portugal yang meninggal dunia sehari sebelumnya akibat kecelakaan mobil.

Diogo Jota meninggal bersama saudara laki-lakinya, Andre Silva, hanya 24 jam sebelum konser reuni Oasis ini dimulai.

Dedikasi ini membuat ribuan fans menangis. “This one’s for Diogo,” ujar Liam Gallagher sebelum menyanyikan lagu ikonik tersebut.

Sorotan layar memperlihatkan potret Jota mengenakan jersey Liverpool. Stadion langsung berubah jadi lautan nyala merah dari flare dan lampu ponsel. Sungguh momen penuh emosional.

Konser reuni Oasis ini menjadi pembuka dari rangkaian tur dunia mereka bertajuk Live '25 Tour, yang akan berlangsung hingga November 2025.

Dalam formasi penuh nostalgia, Liam Gallagher dan Noel Gallagher bersatu kembali bersama Paul “Bonehead” Arthurs, Gem Archer, dan Andy Bell. Mereka juga menggandeng drummer baru Joey Waronker.

Setlist yang dibawakan malam itu adalah mimpi para penggemar lama. Dari "Supersonic", "Morning Glory", "Champagne Supernova", hingga tentu saja “Wonderwall” dan “Don’t Look Back in Anger”.

Namun, momen yang paling mengguncang adalah ketika Oasis mempersembahkan 'Live Forever' untuk Diogo Jota.

 

Lagu tersebut memang selalu penuh makna, namun malam itu, seolah menjadi lagu perpisahan dunia sepak bola untuk sang pemain.

Ribuan penonton, termasuk figur publik seperti Louis Tomlinson hingga aktor Danny Dyer, tampak ikut larut dalam suasana.

Media Inggris seperti The Guardian dan TalkSPORT menyebut momen ini sebagai “campuran nostalgia dan duka yang tak terlupakan.”

Bahkan, di kampung halaman Diogo Jota di Gondomar, Portugal, ribuan warga mengadakan prosesi penghormatan saat konser sedang berlangsung.

Oasis tidak hanya menghidupkan kembali Britpop, tapi juga memberikan panggung kepada solidaritas manusia.

Dan malam itu, Cardiff menjadi saksi bahwa musik dan sepak bola bisa bertemu dalam satu nyanyian duka: Live Forever untuk Diogo Jota.

Konser ini akan berlanjut ke London, Manchester, Edinburgh, lalu ke Asia, Amerika Serikat, Amerika Latin, dan berakhir di São Paulo, Brasil, pada 23 November 2025.

Konser reuni Oasis ini bukan sekadar nostalgia. Ia menjadi ruang penghormatan mendalam lewat lagu 'Live Forever' untuk Diogo Jota.

Nama Diogo Jota kini tertulis abadi dalam sejarah musik dan sepak bola, lewat satu lagu, satu malam, dan satu band yang kembali bersatu: Oasis. (***)

Editor : Alfian Yusni
#16 tahun #Oasis #Diogo Jota #Live Forever #Liam Gallagher #Noel Gallagher #konser reuni