Metropolis Nasional Ekonomi Bisnis Politika Hukrim Astra Honda NTB Sportivo Newstainment Pendidikan Video Dunia Teknologi Kesehatan Gaya Hidup Kuliner Lapsus Lifestyle Opini Aneka

Gitaris Band Extreme Nuno Bettencourt Pakai Jersey Diogo Jota di Atas Panggung, Dunia Musik Berduka Bersama Sepak Bola

Alfian Yusni • Minggu, 6 Juli 2025 | 15:01 WIB
Gitaris band Extreme Nuno Bettencourt tampil ke atas panggung dengan mengenakan jersey Liverpool bernomor 20 milik Diogo Jota, sebagai bentuk penghormatan atas meninggalnya sang striker. (istimewa)
Gitaris band Extreme Nuno Bettencourt tampil ke atas panggung dengan mengenakan jersey Liverpool bernomor 20 milik Diogo Jota, sebagai bentuk penghormatan atas meninggalnya sang striker. (istimewa)

LombokPost - Nuno Bettencourt membuat momen emosional di konser “Back to the Beginning” di Villa Park, Inggris, Sabtu malam waktu setempat (5/7).

Gitaris band Extreme itu tampil ke atas panggung dengan mengenakan jersey Liverpool bernomor 20 milik Diogo Jota, sebagai bentuk penghormatan atas meninggalnya sang striker.

Momen ini menyentuh hati para penonton dan menjadi viral di kalangan fans musik dan sepak bola. Nuno Bettencourt dan Diogo Jota menjadi trending karena penghormatan lintas dunia ini.

Dalam konser yang digelar di kota Birmingham, Bettencourt mengenakan jersey Diogo Jota sebelum membawakan lagu “Changes” bersama Yungblud.

Lagu tersebut didedikasikan khusus untuk mengenang sosok Diogo Jota, pemain yang wafat secara tragis dalam kecelakaan mobil bersama saudara laki-lakinya, minggu lalu.

Sebelum lagu dimainkan, Yungblud sempat menyerukan kepada ribuan penonton, “Malam ini kita menyanyikan ini untuk saudara kita yang hilang, Diogo Jota.”

Sontak, penonton hening lalu bertepuk tangan. Aksi Nuno Bettencourt mengenakan jersey Diogo Jota menambah aura haru sepanjang konser.

Sejumlah media internasional seperti NME, Wikipedia, dan Hindustan Times melaporkan aksi panggung tersebut sebagai simbol duka lintas dunia, musik dan olahraga menyatu dalam kesedihan yang sama.

Aksi ini disebut sebagai tribute paling menyentuh sepanjang tahun 2025.

Diogo Jota, yang juga pernah membela Wolverhampton Wanderers sebelum bergabung dengan Liverpool, dikenang sebagai pemain pekerja keras dan penuh semangat.

 

Sejumlah mantan pelatihnya termasuk Nuno Espírito Santo menyampaikan belasungkawa. Kapten Portugal Cristiano Ronaldo pun menyampaikan kesedihan mendalam di media sosial.

"Baru kemarin kami tertawa bersama di pemusatan latihan. Kini, dia sudah tiada. Dunia terlalu kejam," tulis Ronaldo dalam unggahan Instagram-nya.

Aksi Nuno Bettencourt mengenakan jersey Diogo Jota di atas panggung bukan sekadar penghormatan personal.

Ini adalah sinyal bahwa duka atas kepergian Jota telah menembus batas lapangan hijau. Dunia musik dan sepak bola larut dalam kesedihan bersama.

Nama Diogo Jota akan terus hidup, baik di dalam stadion maupun di atas panggung musik dunia. (***)

 

Editor : Alfian Yusni
#Diogo Jota #Nuno Bettencourt #jersey