Metropolis Nasional Ekonomi Bisnis Politika Hukrim Astra Honda NTB Sportivo Newstainment Pendidikan Video Dunia Teknologi Kesehatan Gaya Hidup Kuliner Lapsus Lifestyle Opini Aneka

Makna Lagu Hampa Ari Lasso: Ditulis Setelah Kehilangan Anak, Masih Bikin Merinding

Alfian Yusni • Selasa, 28 Oktober 2025 | 14:39 WIB
Ari Lasso. (Foto: instagram)
Ari Lasso. (Foto: instagram)

LombokPost - Lagu Hampa milik Ari Lasso menjadi salah satu karya paling menyentuh sepanjang kariernya.

Di balik nada yang tenang dan lirik yang dalam, lagu Hampa ternyata lahir dari duka mendalam setelah Ari Lasso kehilangan anak laki-lakinya yang meninggal di dalam kandungan sang istri.

Cerita di balik Hampa ini kembali viral dan banyak dibahas di berbagai portal nasional.

Dalam wawancara bersama Authenticity ID, Ari Lasso mengungkap bahwa lagu Hampa bermula dari musik yang dikirimkan oleh Ricky FM.

Saat mendengarnya, Ari langsung merinding dan merasa ada kekuatan emosional dalam nada-nadanya. “Ricky bilang, ‘Ri, gue ada lagu edan’. Gue dengerin, langsung merinding gue,” kata Ari Lasso.

Dari musik tersebut, Ari menulis lirik Hampa pada malam penuh duka setelah kehilangan anak keduanya.

“Waktu itu anak gue yang kedua baru saja meninggal di kandungan. Dari jam lima sore sampai jam dua pagi jadi liriknya,” ujarnya.

Proses menulis lirik Hampa pun menjadi bentuk pelampiasan kesedihan sekaligus doa dalam diam.

Refleksi Kehilangan dan Protes pada Tuhan

Lirik lagu Hampa tidak hanya menggambarkan rasa sepi, tetapi juga refleksi rasa kehilangan dan protes batin kepada Tuhan.

 

Dalam setiap penampilannya, Ari Lasso kerap menunjuk ke langit saat menyanyikan bait “Engkau lah satu-satunya”. “Tuhan itu satu-satunya yang buat gue bisa bangkit lagi, menjadi berarti,” katanya.

Namun di sisi lain, Ari juga sempat bertanya dalam hatinya, “Tapi hadiah lo kok lo ilangin lagi sekarang? Kenapa ya, kok meninggal?”

Kedalaman emosi itulah yang membuat Ari mengaku masih merinding setiap kali membawakan Hampa di atas panggung, bahkan dua dekade setelah lagu ini dirilis.

“Ini satu-satunya lagu yang kalau dibawain masih merinding, ya ini,” ucapnya.

Masuk Album Keseimbangan (2003)

Lagu Hampa masuk dalam album Keseimbangan yang dirilis tahun 2003, menjadi bagian dari deretan lagu legendaris seperti Rahasia Perempuan dan Cinta Sejati.

Album ini menandai perjalanan Ari Lasso sebagai penyanyi solo setelah keluar dari Dewa 19.

Menurut data katalog musik digital dan platform streaming, Hampa hingga kini masih menjadi salah satu lagu dengan jumlah pemutaran terbanyak dan dianggap karya paling emosional dalam diskografi Ari Lasso.

Banyak netizen mengaku baru tahu bahwa Hampa ternyata ditulis untuk mendiang anak Ari, bukan tentang kisah cinta seperti dugaan kebanyakan orang.

Lagu yang Tak Pernah Pudar

Dua puluh tahun berlalu, lagu Hampa Ari Lasso tetap abadi di hati pendengar lintas generasi.

Makna liriknya yang dalam, musiknya yang sederhana namun kuat, dan kisah nyata di baliknya membuat lagu ini selalu terasa baru setiap kali diputar.

“Setiap kali gue nyanyi lagu ini, gue ngerasa kayak balik ke momen itu lagi. Tapi sekarang bukan sedih, tapi lebih ke bersyukur bisa kuat,” tutur Ari Lasso. (***)

 

Editor : Alfian Yusni
#makna lagu #ari lasso #hampa #Merinding