“Penghargaan tersebut dapat diperoleh atas komitmen, kerja sama, dan peran aktif komunitas Desa Lantan dan lintas sektor terkait di daerah dalam mewujudkan Gerakan Keamanan Pangan secara berkelanjutan,” kata Kepala BBPOM di Mataram I Gusti Ayu Adhi Aryapatni.
Pemenang lomba tingkat nasional diumumkan pada peringatan Hari Keamanan Pangan Sedunia, Senin (21/6) lalu. Peringatan Hari Keamanan Pangan Sedunia tahun ini mengusung tema “Word Food Safety Day and Spice Up The World”. Pencapaian ini telah memberikan rasa bangga kepada Desa Lantan dan Kabupaten Lombok Tengah serta NTB pada umumnya.
“Desa Lantan diharapkan dapat menjadi inspirasi dan motivasi bagi desa-desa lain di Provinsi NTB untuk selalu menerapkan keamanan pangan secara berkelanjutan,” sambung Aryapatni.
Lomba Desa Pangan Aman tahun ini diikuti 34 desa, mewakili 34 provinsi di Indonesia. Dalam lomba ini, Provinsi NTB diwakili Desa Lantan yang menjadi Desa Pangan Aman terbaik di Provinsi NTB tahun 2021.
Tim verifikasi lomba tingkat nasional telah meninjau langsung keadaan Desa Lantan beberapa waktu lalu. Tim verifikasi diterima kepala Desa Lantan dan Bupati Lombok Tengah bersama jajaran terkait.
Aryapatni menjelaskan, Gerakan Keamanan Pangan Desa yang bertujuan mewujudkan Desa Pangan Aman di Provinsi NTB telah dimulai tahun 2014. Sebanyak 189 desa telah diberikan intervensi praktik keamanan pangan dengan pemberian bimtek pembentukan kader keamanan pangan desa. Selanjutnya kader keamanan pangan desa ini memberikan bimbingan teknis kepada para komunitas desa, baik dari komunitas rumah tangga, komunitas sekolah, komunitas warung/ritel pangan, komunitas pelaku usaha pangan P-IRT maupun komunitas remaja. Diharapkan mereka mampu membudayakan praktik-praktik keamanan pangan dalam upaya menunjang program pelayanan kesehatan mendukung pengentasan kemiskinan dengan tumbuhnya usaha-usaha pangan olahan di desa. (*/r1) Editor : Administrator