Metropolis Nasional Ekonomi Bisnis Politika Hukrim Astra Honda NTB Sportivo Newstainment Pendidikan Video Dunia Teknologi Kesehatan Gaya Hidup Kuliner Lapsus Lifestyle Opini Aneka

Hujan Deras, Race 1 WSBK Mandalika Ditunda

Administrator • Sabtu, 20 November 2021 | 20:08 WIB
TERPAKSA DITUNDA: Race 1 WorldSBK Mandalika Sabtu (20/11) terpaksa ditunda akibat hujan deras mengguyur sirkuit.
TERPAKSA DITUNDA: Race 1 WorldSBK Mandalika Sabtu (20/11) terpaksa ditunda akibat hujan deras mengguyur sirkuit.
MANDALIKA-Race 1 World Superbike (WSBK) Mandalika yang dijadwalkan pukul 15.00 Wita, Sabtu (20/11) ditunda. Penundaan dilakukan pihak Dorna Sport selaku penyelenggara akibat hujan deras yang mengguyur kawasan Sirkuit Mandalika sangat lebat.

"Menyusul hujan disertai angin yang melanda Sirkuit Pertamina Mandalika pada sore hari, Race 1 WorldSBK ditunda.  Kondisi cuaca terus memburuk, memaksa Race 1 dijadwalkan ulang pada pukul 11:00 pada hari Minggu pagi, dengan keselamatan pengendara tetap menjadi yang terpenting," tulis pihak Dorna Sport melalui website resminya yang dikutip Lombok Post dari Media Center Sirkuit Mandalika.

Cuaca di kawasan Sirkuit Mandalika Sabtu pagi terlihat cerah. Belum terlihat tanda-tanda akan terjadi hujan lebat. Balapan super pole untuk memperebutkan posisi strart dalam balapan pun berjalan lancar pukul 11.00 Wita. Dalam balapan super pole ini, Toprak Razgatlioglu masih menjadi yang tercepat sama seperti dua sesi free practice. Ia mengungguli catatan Jonathan Rea dan Scott Redding yang menempel di urutan kedua dan ketiga.

Bahkan, dalam balapan super pole, catatan waktu Toprak meningkat menjadi 1 menit 32,877 detik. Saat sesi free practice I dan II ia mencatatkan waktu 1 menit 34 detik. Sementara Jonathan Rea dalam balapan super pole kemarin mencatatkan waktu 1 menit 33,201 detik ditempel Scott Redding yang mencatatkan waktu 1 menit 33,256 detik. Gerloff di posisi keempat dan Locatelli yang ada di belakangnya menutup posisi lima besar untuk memulai balapan nanti.

Pantauan Lombok Post di area Sirkuit Mandalika, hujan mulai turun sekitar pukul 14.30 wita jelang berakhirnya race 1 WorldSSP. Namun hujan saat lap terakhir race 1 WorldSSP tidak terlalu besar. Hanya rintis. Sehingga balapan bisa berjalan lancar dengan pembalap Kawasaki Raffaele De Rosa dari Orelac Racing VerdNatura keluar sebagai yang tercepat. Disusul oleh Dominique Aegerter pembalap Ten Kate Racing Yamaha di posisi kedua dan Federico Caricasulo dari VFT Racing Yamaha di posisi ketiga

Bahkan, pembagian piala bagi para juara peraih podium oleh Direktur Utama MGPA Ricky Baheramjsah berjalan lancar dan meriah. Namun hanya beberapa menit setelah pembagian piala, hujan deras mengguyur tepat pukul 15.00 Wita.

Para pembalap World Superbike Mandalika yang sudah memanaskan mesin kendaraannya sebenarnya sudah turun ke lintasan di garis start. Mereka siap menerobos hujan untuk memulai balapan. Namun hujan justru semakin tak terbendung. Membuat Toprak dan pembalap lainnya diminta masuk kembali ke pit lane.

Pihak Dorna sebenarnya berencana menunda balapan hanya satu jam sambil menunggu hujan reda. Balapan dijadwalkan ulang akan dilanjutkan pukul 16.00 Wita. Sayangnya hujan semakin deras. Sehingga race 1 WorldSBK terpaksa diundur ke Hari Minggu pukul 11.00 Wita.

"Keputusan yang sulit telah diambil untuk menunda WoridSBK Race 1 hingga Minggu," tulis pihak Dorna.

Dengan penundaan ini, jadwal hari Minggu dipastikan akan sangat padat. Jadwal Hari Minggu akan mencakup WorldSBK Race 1 pada 11.00 Wita dan WorldSBK Race 2 akan dimulai secara teratur pada 15.00 Wita.  Kedua balapan akan berlangsung selama 21 lap.

Untuk Idemitsu Asia Talent Cup (IATC), akan ada satu balapan pada hari Minggu yakni Race 3. Posisi grid start untuk WorldSBK Race 1 dan Race 2 akan mengikuti hasil WorldSBK Tissot Superpole hari Sabtu pagi.  Sisa jadwal tetap tidak berubah.

Upaya Rekayasa Cuaca untuk Cegah Hujan Tak Berhasil

Danrem 162/WB Kol Ahmad Rizal Ramdhani bersama Kapolda NTB Irjen Pol Moh Iqbal kepada wartawan saat konferensi pers sekitar pukul 12.00 Wita mengaku sebenarnya sudah berupaya melakukan rekayasa cuaca. Langkah ini dilakukan untuk mencegah hujan mengguyur di area Sirkuit Mandalika.

"Kami menggunakan pesawat membawa garam di tabur di atas udara atau awan. Jadi sebelum awan hujan bergeser ke kawasan Mandalika, hujannya sudah jatuh ketika ditaburi garam. Itu kami arahkan di wilayah Mataram dan Lombok Barat," jelas Danrem 162/WB Kolonel Rizal Ramdhani.

Rekayasa cuaca ini sudah dilakukan sejak WSBK hari pertama dimulai Jumat (19/11) lalu. Upaya ini pun berhasil di hari pertama. Kondisi cuaca di Mandalika hanya terjadi mendung dengan udara tidak terlalu panas. Sehingga balapan free practice 1 dan free practice 2 pun bisa terlaksana dengan baik.

"Kami sudah taburkan garam sekitar tiga ton di udara menggunakan pesawat. Upaya rekayasa ini untuk menjaga kelancaran WSBK Mandalika agar berjalan maksimal," ungkap Danrem.

Sayang,  saat jadwal race 1 WSBK hari Sabtu, hujan tak bisa dibendung. Membuat balapan terpaksa ditunda. Akibatnya duel perebutan gelar juara dunia antara Toprak Razgatlioglu dan Jonathan Rea akan ditentukan hari Minggu (21/11). (ton)

Jadwal Baru Hari Minggu (21/11).

09.00 Wita Pemanasan WorldSBK

09.25 Wita Pemanasan WorldSSP

11.00 Wita WorldSBK Race 1 (21 Lap)

12.30 IATC Race 3 (12 Lap, jarak balapan baru)

13.30 WorldSSP Race 2 (19 Lap)

15.00 WorldSBK Race 2 (21 Lap)

Sumber: FIM WorldSBK

 

Top 5 Super Pole WSBK Mandalika Sabtu (20/11).

  1. Toprak Razgatlioglu (1 menit 32,877 detik)

  2. Jonathan Rea (1 menit 33,201 detik)

  3. Scott Redding (1 menit 33,256 detik)

  4. Garrett Gerloff (1 menit 33,545 detik)

  5. Andrea Locatelli (1 menit 33,588 detik)


  Editor : Administrator
#WSBK #WSBK Mandalika #Mandalika #Toprak