"Kalau saat Superbike lalu tribunnya bongkar pasang. Sekarang tidak dibongkar lagi, kami bangun 50 ribu tempat duduk permanen," kata Managing Director ITDC Mandalika Bram Subiandoro.
ITDC Mandalika membeli 50 ribu tempat duduk permanen sebagai investasi jangka panjang. Karena selesai perhelatan MotoGP Maret mendatang, ajang World Superbike juga bakal kembali digelar bulan November. Ini membuat ITDC menilai penggunaan tribun bongkar pasang sudah tidak lagi efektif. "Kami bangun ada yang pakai atap dan tidak pakai atap. Ada Premiere Grand Stand hingga Deluxe class," jelasnya.
Ditargetkan awal Bulan Maret mendatang pembangunan tribun sudah selesai seluruhnya. Dengan pembangunan tribun menggunakan rangka baja. "Ada yang nanti bisa lipat sendiri ketika penonton berdiri seperti bioskop. Ada juga kursi yang biasa. Kami bangun 50 ribu dulu, kalau memang dibutuhkan, nanti bisa bertambah," papar Bram.
Vice President Director MGPA Cahyadi Wanda mengatakan, fokus pihaknya kini adalah memberi kenyamanan bagi para penonton. Diakui, bahwa pada perhelatan WSBK tahun lalu, banyak keluhan dari penonton lantaran kursi yang kurang nyaman.
Penyelenggara pun kemudian berbenah. Untuk memberi kenyamanan bagi penonton, secara khusus bahkan MGPA mendatangkan kursi grandstand berstandar F1 dari Vietnam. “Kan F1 Vietnam batal digelar,” kata Cahyadi.
Karena itu, kursi-kursinya dibeli MGPA. Mereka juga membeli kursi dari dari vendor GP Shanghai (F1). Kata Cahyadi, ada 20 ribu yang premium lengkap dengan handrest dan 30 ribu tanpa handrest. (ton/r6) Editor : Administrator