Metropolis Nasional Ekonomi Bisnis Politika Hukrim Astra Honda NTB Sportivo Newstainment Pendidikan Video Dunia Teknologi Kesehatan Gaya Hidup Kuliner Lapsus Lifestyle Opini Aneka

Eks Bandara Selaparang Bukan Hanya untuk MXGP, Wali Kota Siapkan Anggaran Penataan

Administrator • Rabu, 19 Juli 2023 | 10:23 WIB
LEWATI RINTANGAN: Pebalap MXGP saat beraksi di Sirkuit Selaparang, Kota Mataram akhir pekan kemarin.
LEWATI RINTANGAN: Pebalap MXGP saat beraksi di Sirkuit Selaparang, Kota Mataram akhir pekan kemarin.
MATARAM-Wali Kota Mataram menyatakan kesiapannya untuk mengelola eks Bandara Selaparang agar kembali hidup dan menjadi pusat aktivitas sosial ekonomi warga. Ia berharap PT Angkasa Pura dan Pemprov NTB memberikan dukungan bagi Pemkot Mataram agar bisa memanfaatkan lokasi ini demi kemaslahatan masyarakat.

"Keinginan kita sama soal itu. Saya sudah sampaikan jika berbicara soal kepentingan, kami pikir Kota Mataram yang paling berkepentingan untuk mengelola eks Bandara Selaparang," ujar Mohan.

Banyak hal yang bisa Pemkot Mataram lakukan di lokasi eks bandara tersebut.Untuk itu ia berharap bisa bekerja sama bertiga antara Pemkot Mataram, Angkasa Pura dan Pemprov NTB. "Tripartite kami bertiga itu," ucap Mohan.

Angkasa Pura diharapkannya bisa membuka diri untuk mau memberikan keleluasaan bagi Pemkot Mataram mengelola eks Bandara Selaparang. Mengingat lokasi seluas 68 hektare ini sudah bertahun-tahun terbengkalai semenjak Bandara Selaparang pindah ke Lombok Tengah.

"Jangan hanya karena ada kepentingan MXGP di situ kemudian pengelolaan diberikan ke Pemprov NTB. Sementara kami kan sudah berbicara berulang kali menyampaikan keinginan ini tetapi belum direspons," ucapnya.

Sehingga, dengan dilaksanakannya MXGP belum lama ini, diharapkan menjadi pintu masuk agar Pemkot Mataram bekerja sama dengan Pemprov NTB bisa memanfaatkan eks Bandara tersebut agar bermanfaat bagi masyarakat.

"Kami bukan hanya soal MXGP. Secara kawasan itu (eks Bandara Selaparang) sangat penting bagi kami karena keterbatasan ruang yang ada. Makanya itu ingin kami maksimalkan," ucapnya.

Sejak awal Pemkot Mataram sudah melakukan pembicaraan untuk pemanfaatan lahan eks Bandara Selaparang. Bahkan, Pemkot sudah mengumpulkan semua OPD hingga menyiapkan anggaran untuk melakukan penataan di lokasi tersebut.

"Provinsi juga welcome dengan gagasan itu. Tinggal kita lanjutkan rencana itu. Konsepnya nanti di sana MICE dan pusat UMKM," paparnya.

Jika rencana tersebut sebenarnya bisa berjalan sebagaimana mestinya dan dibicarakan secara detil, maka eks Bandara Selaparang tahun ini sudah bisa diintervensi oleh Pemkot Mataram. Mulai dari penataan kawasan hingga bangunan yang sudah lama tidak dimanfaatkan. "Kalau kita intensif dan detilkan yang sudah kita bicarakan, tahun ini minimal sudah ada perubahan di lokasi itu (eks Bandara Selaparang)," ucapnya.

Sejumlah pihak juga memberikan dukungan kepada Pemkot Mataram untuk mengelola eks Bandara Selaparang. Mulai dari tokoh masyarakat, Ketua IMI NTB hingga pengamat kebijakan publik.

"Sebuah keniscayaan bagi Pemkot Mataram mengelola eks Bandara Selaparang. Karena lokasinya ada di Mataram sehingga kehadiran eks bandara itu jangan dibiarkan terbengkalai, harus bermanfaat bagi masyarakat kota," ujar pengamat kebijakan publik Universitas Muhammadiyah Mataram Dr. M Ali. (ton/r3) Editor : Administrator
#Kota Mataram #MXGP Lombok #Bandara Selaparang