LombokPost-"Tadi malam, saya menghadiri peringatan hari wafatnya atau Haul ke 14 Gus Dur dengan para kiai, masyayikh, dan santri di Pondok Pesantren Tebuireng, Jombang, Jawa Timur," kata Mahfud MD melalui unggahan pada akun IG miliknya.
Dia menjelaskan, seperti haul-haul sebelumnya, ribuan muhibbin Gus Dur memenuhi kompleks Ponpes Tebuireng.
Oleh pihak pesantren dan keluarga besar Gus Dur, Mahfud mengatakan diminta memberikan testimoni sebagai sahabat Gus Dur.
"Ini sebenarnya membuat agak canggung, karena lebih tepatnya saya adalah murid dan santrinya Gus Dur," jelas sang profesor.
Banyak sekali kisah inspiratif, sikap teguh memegang prinsip, perjuangan utk keberagaman dan demokrasi, hingga cerita2 lucu dan joke khas ala Gus Dur.
"Yang paling ikonik: Gitu aja, kok repot!" kata Mahfud yang kini mencalonkan diri sebagai wakil presiden mendampingi Ganjar Pranowo
"Saya sampaikan juga, orang hebat seperti Gus Dur itu tidak pernah mati," tegasnya.
Ide-ide dan teladannya akan selalu hidup bersama kita.
Setiap ada problem perpecahan, kita selalu ingat Gus Dur. (hiu)
Editor : Prihadi Zoldic