Metropolis Nasional Ekonomi Bisnis Politika Hukrim Astra Honda NTB Sportivo Newstainment Pendidikan Video Dunia Teknologi Kesehatan Gaya Hidup Kuliner Lapsus Lifestyle Opini Aneka

Tata Torehkan Sejarah, Punya Platform Lebih Besar untuk Advokasi

nur cahaya • Sabtu, 30 November 2024 | 07:03 WIB

 

Ketut Permata Juliastrid SHAFA NADIA/JAWA POS
Ketut Permata Juliastrid SHAFA NADIA/JAWA POS
 

LombokPost-Puteri Indonesia Pariwisata 2024 Ketut Permata Juliastrid menorehkan sejarah di dunia pageant Indonesia. Model asal Bali itu berhasil terpilih sebagai Miss Cosmo 2024 sekaligus yang pertama pada malam puncak Oktober lalu di Ho Chi Minh City, Vietnam.

Atas kemenangan tersebut, Tata –sapaan akrabnya– sempat sebulan lebih berada di Vietnam. Selama itu, Tata melakukan audiensi dengan pemangku kepentingan, media, dan menyapa pageant lover.

Tata juga menunjukkan talenta modelingnya. Pertengahan bulan ini, dia menjadi model di pergelaran koleksi busana Priyo Oktavino, Adrian Anh Tuan, dan Happy Clothing dalam Vietnam International Fashion Week 2024. Selain itu, bersama komunitas warga Indonesia di Vietnam, Tata juga tampil menyanyikan lagu Bali, Janger, dalam Indonesia-Vietnam Festival Week.

Setelah rangkaian kegiatan pasca penobatannya di Vietnam, Tata kembali pulang ke tanah air. Perempuan 21 tahun itu mendarat pada Minggu (24/11) di Bandara Internasional Soekarno-Hatta, Tangerang. Dia disambut gempita para pageant lover dan tim dari Mustika Ratu serta Yayasan Puteri Indonesia (YPI).

Senin (25/11) malam Tata mengungkapkan perasaannya seusai terpilih sebagai Miss Cosmo pertama. ”Saya masih beradaptasi dengan perasaan ini sekaligus senang dan bangga,” ujar Tata dalam jumpa pers di kawasan Senayan, Jakarta Pusat.

Tata mengenang momen sebulan lebih yang lalu saat nama Indonesia diumumkan sebagai Miss Cosmo 2024. Alih-alih merasa bangga dan gembira, Tata merasa bersalah. ”Mungkin itu malam yang bahagia untuk saya, tapi mungkin menyakitkan untuk kontestan lain,” ujarnya.

Meski demikian, Tata mengatakan banyak kontestan yang menyebut dirinya layak menjadi juara. ”Jadi, saya senang ada di organisasi yang tepat dan berkompetisi dengan perempuan-perempuan berhati luas,” ujar mahasiswi Institut Desain dan Bisnis Bali itu. 

Kini sebagai Miss Cosmo 2024, Tata memiliki platform yang lebih besar untuk advokasi. Salah satunya tentang pariwisata berkelanjutan. Lahir dan besar di Bali, Tata melihat bagaimana dampak overtourism pada lingkungan hidup dan sosial. Dia menyadari bahwa itu merupakan kesempatan untuknya bersuara.

”It’s a blessing. Selain mempromosikan budaya Indonesia, saya juga menunjukkan kualitas perempuan Indonesia. Saya bisa menjadi perwujudan kecantikan yang berdampak,” ujar Tata yang kemarin (28/11) melakukan homecoming di Bali bersama tim dari Miss Cosmo dan YPI. (shf/c6/len)

Editor : Redaksi Lombok Post
#Bali #warga #puncak #miss #Cosmo #komunitas #Perempuan