LombokPost – Gempa bumi besar berkekuatan magnitudo 7,5 mengguncang wilayah Samudra Atlantik Selatan, sekitar 219 kilometer selatan Ushuaia, Argentina, dekat dengan Tanjung Horn.
Peristiwa ini terjadi pada pukul 07.58 pagi waktu setempat.
Informasi mengenai gempa ini disampaikan oleh Direktur Gempa Bumi dan Tsunami Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) Indonesia, Daryono.
Baca Juga: Ini Cara SDN 42 Cakranegara Kenalkan Tradisi Sejak Dini
Iamenjelaskan episenter gempa terletak di laut dengan kedalaman yang relatif dangkal, yaitu 10 kilometer.
"Gempa bumi dengan magnitudo 7,5 terjadi di 219 km selatan Ushuaia, Argentina, dekat Tanjung Horn pada pukul 07.58 pagi waktu setempat. Gempa ini memiliki kedalaman dangkal, hanya 10 km," ujar Daryono dalam keterangan media sosialnya.
Meskipun kekuatan gempa tergolong besar, hingga saat ini belum ada laporan mengenai peringatan tsunami yang dikeluarkan oleh otoritas terkait.
Selain itu, belum ada informasi mengenai kerusakan signifikan atau korban jiwa akibat guncangan tersebut.
"Sejauh ini, berdasarkan informasi yang kami terima, belum ada peringatan tsunami yang dikeluarkan. Kami juga belum menerima laporan mengenai kerusakan besar atau adanya korban jiwa," lanjut Daryono.
Pihak berwenang di Argentina dan wilayah sekitarnya diperkirakan akan terus melakukan pemantauan dan penilaian terhadap potensi dampak gempa ini.
Masyarakat diimbau untuk tetap tenang dan mengikuti informasi resmi dari sumber-sumber terpercaya.
Tanjung Horn sendiri merupakan tanjung paling selatan dari kepulauan Tierra del Fuego di Chili, yang secara luas dianggap sebagai titik paling selatan dari Amerika Selatan.
Wilayah ini dikenal dengan kondisi lautnya yang ekstrem dan jarang dihuni.
BMKG akan terus memantau perkembangan situasi pasca-gempa besar dan akan memberikan informasi lebih lanjut jika terdapat perkembangan signifikan. (nur)
Editor : Redaksi Lombok Post