LombokPost - Tahapan pemberangkatan jemaah calon haji asal Indonesia ke Arab Saudi terus berlangsung. Berdasarkan data dari Sistem Informasi dan Komputerisasi Haji Terpadu (Siskohat), hingga Sabtu, (3/5), pukul 08.00 WIB atau 04.00 Waktu Arab Saudi (WAS), tercatat sebanyak 6.597 jemaah dari 17 kloter telah tiba di Bandara Amir Muhammad bin Abdul Aziz (AMAA), Madinah.
Sekretaris Direktorat Jenderal Penyelenggara Haji dan Umrah (Sesditjen PHU) Kemenag Arfi Hatim mengungkapkan pada hari ini (3/5) sebanyak 8.294 jamaah dan petugas haji diberangkatkan dalam 21 kloter dari berbagai embarkasi di Indonesia. “Mereka dijadwalkan tiba di Madinah hari ini dan esok,” ujarnya.
Berikut daftar kloter yang diberangkatkan:
1.) SOC - 05: 360 jemaah
2.) JKG - 05: 393 jemaah
3.) LOP - 02: 393 jemaah
4.) SOC - 06: 360 jemaah
5.) BTH - 02: 445 jemaah
6.) KJT - 02: 445 jemaah
7.) UPG - 03: 393 jemaah
8.) JKG - 06: 393 jemaah
9.) JKS - 03: 442 jemaah
10.) SOC - 07: 360 jemaah
11.) SUB - 04: 380 jemaah
12.) JKS - 04: 442 jemaah
13.) SUB - 05: 380 jemaah
14.) SOC - 08: 360 jemaah
15.) JKS - 05: 442 jemaah
16.) SUB - 06: 380 jemaah
17.) UPG - 04: 393 jemaah
18.) PDG - 01: 423 jemaah
19.) PLM - 01: 370 jemaah
20.) SUB - 07: 380 jemaah
21.) KNO - 02: 360 jemaah
Seiring dengan kedatangan ribuan jemaah di Madinah, Kemenag terus menyampaikan beberapa imbauan penting guna menjaga kesehatan dan kenyamanan selama menjalankan ibadah di Tanah Suci. “Cuaca di Madinah pada Sabtu, 3 Mei 2025, diperkirakan mencapai 36°C dengan kelembaban sekitar 14 persen. Jemaah kami harap mengenakan pakaian nyaman, menggunakan pelindung kepala, dan minum air putih secara cukup agar terhindar dari dehidrasi,” pesan Arfi.
Ia juga mengimbau jemaah untuk selalu mematuhi arahan Petugas Penyelenggara Ibadah Haji (PPIH) dan ketua kloter, terutama terkait jadwal kegiatan, tata tertib, serta protokol kesehatan. Jaga stamina. Hindari aktivitas fisik berlebihan, terutama di bawah terik matahari. Istirahat cukup dan konsumsi makanan bergizi.
“Semoga seluruh jemaah diberikan kesehatan, kelancaran, dan keberkahan dalam menunaikan rukun Islam kelima,” tutup Arfi. (yun)
Editor : Jelo Sangaji