LombokPost - Setelah menemukan kapasitas tenda jemaah haji Indonesia di Mina, Arab Saudi over kapasitas, Timwas DPR RI juga menemukan masalah baru.
Hal ini terungkap saat Timwas DPR RI menggelar Rapat Kerja (Raker) dan Rapat Dengar Pendapat (RDP) bersama Kementerian Agama, Badan Pengelola Keuangan Haji (BPKH) dan sejumlah instansi terkait lainnya, Senin, 2 Juni 2025.
Ketua Timwas Haji DPR RI, Cucun Ahmad Syamsurijal membongkar semua permasalahan layanan terhadap jemaah haji Indonesia di Arab Saudi.
Dalam kesempatan itu, Cucun memgatakan bahwa Timwas Haji khawatir terkait kapasitas maktab di Armuzna yang dinilai tidak memadai.
Cucun menilai, lluas tempat tidur hanya 50 cm per jemaah, jauh di bawah standar minimal 60 cm.
“Syarikah MCDC bahkan memaksakan hingga 280 kasur di maktab besar dan 181 kasur di maktab kecil," ungkapnya.
"Ini jelas tidak manusiawi dan berisiko besar pada keselamatan dan kenyamanan jemaah,” sambung Cucun.
Selain berang dengan jumlah jemaah over kapasitas di tenda Mina, kini Cucun pun kembali kesal terkait masalah pemondokan.
Tanpa basa-basi, Cucun pun langsung menunjukkan rasa kekecewaannya terkait layanan jemaah tersebut.
Dalam Raker dan RDP itu, Cucun mengaku kecewa dengan kualitas layanan pemondokan.
Padahal, musim haji di tahun ini, melibatkan delapan syarikah dalam penyediaan layanan, namun faktanya, masih banyak jemaah yang tidak mendapatkan hak pemondokan yang layak.
"Ada jemaah yang terpaksa tidur di musholla karena tidak mendapat tempat tinggal," ungkap Cucun.
Tidak hanya itu, Cucun juga mengungkapkan bahwa banyak juga jemaah haji asal Indonesia yang terpisah dari pasangannya.
Parahnya lagi, Cucun menambahkan, bahkan jemaah lansia dan disabilitas juga ada yang terpisah dari pendampingnya.
"Hal seperti ini tidak boleh terjadi lagi, terutama saat fase puncak haji di Armuzna,” pinta Wakil Ketua DPR RI dari Fraksi PKB itu.
Diketahui, RDP dan Raker itu dipimpin langsung oleh Cucun Ahmad Syamsurijal yang bertujuan untuk mengevaluasi pelaksanaan penyelenggaraan ibadah haji tahun ini.***
Editor : Siti Aeny Maryam