Metropolis Nasional Ekonomi Bisnis Politika Hukrim Astra Honda NTB Sportivo Newstainment Pendidikan Video Dunia Teknologi Kesehatan Gaya Hidup Kuliner Lapsus Lifestyle Opini Aneka

Bansos Tambahan Rp 200 Ribu Cair Bulan Ini, Mensos: Untuk Jaga Daya Bel Masyarakat

Redaksi Lombok Post • Jumat, 13 Juni 2025 | 08:18 WIB

Ilustrasi bansos. (jawapos.com)
Ilustrasi bansos. (jawapos.com)
LombokPost -- Kabar baik bagi penerima bantuan sosial. Pemerintah resmi mengucurkan bansos tambahan sebesar Rp 200 ribu untuk penerima Bantuan Pangan Non Tunai (BPNT) atau bansos sembako.

Penebalan bansos ini akan cair pada bulan Juni dan Juli 2025.

Menteri Sosial (Mensos) Saifullah Yusuf atau yang akrab disapa Gus Ipul, menyebut program ini sebagai bagian dari paket stimulus ekonomi dari Presiden Prabowo Subianto.

Tujuannya untuk menjaga daya beli masyarakat dan mendukung laju pertumbuhan ekonomi nasional.

Baca Juga: Merasa Berhak Dapat Bansos Tapi Tak Menerimanya, Silakan Lapor di Aplikasi Cek Bansos

“Kita luncurkan juga di bulan Juni ini penebalan bansos, tambahan untuk mereka yang menerima sembako/BPNT,” ujarnya usai memimpin rapat terkait penyaluran bansos dan persiapan Sekolah Rakyat, di Kantor Kemensos, Jakarta, Rabu (11/6).

Bansos tambahan Rp 200 ribu ini menyasar 18,3 juta Keluarga Penerima Manfaat (KPM) di seluruh Indonesia. Tambahan ini akan melengkapi bansos reguler triwulan II yang saat ini juga sedang disalurkan.

Progres penyaluran bansos sembako dan PKH triwulan II sudah mencapai 95,5 persen dari target total penerima yang mencapai 18,27 juta KPM untuk sembako dan 10 juta KPM untuk PKH. Sisanya, sekitar 805 ribu KPM masih dalam proses buka rekening kolektif (Burekol), dengan 654 ribu di antaranya adalah penerima program PKH.

Baca Juga: Tak Hanya BSU, Deretan Bansos Ini Juga Akan Diterima dalam Waktu Dekat, Ini Daftarnya

Gus Ipul juga menyinggung soal transisi sistem data dari Data Terpadu Kesejahteraan Sosial (DTKS) ke Data Tunggal Sosial Ekonomi Nasional (DTSEN). Langkah ini diambil untuk memperbaiki ketepatan sasaran. Setidaknya, sebanyak 1,8 juta penerima bansos dinyatakan tidak lagi memenuhi syarat dan dikeluarkan dari daftar.

Gus Ipul menambahkan Nantinya DTSEN ini akan jadi basis data tunggal untuk seluruh kementerian dan lembaga dalam penyaluran bansos atau subsidi. 

Untuk menjaga akurasi, DTSEN akan diperbarui setiap bulan. Masyarakat juga diberikan akses untuk mengajukan sanggahan atau perbaikan data melalui aplikasi Cek Bansos.

Baca Juga: Periode Pencairan Bansos PKH dan BPNT Mulai April Hingga Juni 2025, Cek Daftar Penerimanya Di Sini, Caranya Cukup Mudah

Dengan kebijakan penebalan bansos BPNT ini, diharapkan masyarakat bisa merasakan manfaat nyata dari kehadiran negara, terutama di tengah situasi ekonomi yang masih dalam tahap pemulihan.

Editor : Redaksi Lombok Post
#Cek Bansos 2025 #DTSEN #bansos BPNT #saifullah yusuf #gus ipul #PKH #cek bansos 600 ribu