Metropolis Nasional Ekonomi Bisnis Politika Hukrim Astra Honda NTB Sportivo Newstainment Pendidikan Video Dunia Teknologi Kesehatan Gaya Hidup Kuliner Lapsus Lifestyle Opini Aneka

Mengenal Startup Luar Kampus Platform Pencarian Beasiswa di Indonesia, Sudah Diakses 650 Ribu Pengguna di Lebih dari 20 Negara

Lombok Post Online • Jumat, 13 Juni 2025 | 14:08 WIB

 

Barcode Lombok Post
Barcode Lombok Post
 

Luar Kampus (luarkampus.id), startup pendidikan yang didirikan pada awal tahun 2024 menunjukkan eksistensinya sebagai platform pencarian beasiswa terbesar di Indonesia.

Startup ini menjembatani kebutuhan antara pencari dan pemberi beasiswa, baik di dalam maupun luar negeri. Siapa sangka, pendirinya adalah putra asli Kalimantan Barat (Kalbar). 

Tak Hanya Memberi Akses, tapi Juga Membangun Kesiapan. 

Baca Juga: Mahasiswa NTB di Ceko Protes Dana Beasiswa Tak Kunjung Cair

DI balik layar luarkampus.id yang kini telah menjangkau puluhan negara, ada semangat dua pemuda asal Kalbar yang ingin menjadikan pendidikan lebih inklusif dan dapat diakses oleh siapa saja.

Mereka adalah Syekh Arpi Ageng dan Ikhwan Ruslianto, pendiri Luar Kampus, sebuah startup pendidikan yang telah menjadi asisten pencarian beasiswa terbesar di Indonesia.

Berangkat dari keresahan banyak orang yang ingin melanjutkan pendidikan namun terkendala biaya, Luar Kampus hadir bukan sekadar sebagai direktori beasiswa.

Baca Juga: Selamat! Putri Anies Baswedan Raih Beasiswa LPDP Lanjut Kuliah di Harvard University

Startup ini hadir sebagai jembatan digital yang mempertemukan para pencari beasiswa dengan pemberi bantuan pendidikan dari seluruh dunia.

“Luar Kampus hadir untuk orang-orang yang membutuhkan beasiswa di seluruh dunia,” ungkap Ikhwan Ruslianto, Co-Founder sekaligus Chief Partnership Officer (CPO) Luar Kampus.

Startup yang dibangun berdasarkan website ini bertujuan untuk memastikan bahwa tidak ada lagi batasan bagi siapa pun untuk melanjutkan pendidikan hanya karena alasan finansial.

Baca Juga: Warga Pertanyakan Program Beasiswa Pemprov NTB

Didirikan pada awal tahun 2024, Luar Kampus berkembang pesat. Kini, platform ini telah digunakan oleh lebih dari 650 ribu pengguna dari dalam dan luar negeri, dan telah diakses dari 20 negara.

“Ini menjadikan kami dapat memberikan dampak yang besar bagi dunia pendidikan,” kata Ikhwan.

Bagi Ikhwan dan Ageng, dunia pendidikan bukanlah hal asing. Ikhwan sendiri merupakan dosen dan Kepala UPA Pengembangan Karir dan Kewirausahaan di Universitas Tanjungpura (Untan). Ageng juga begitu dekat dengan beasiswa, bahkan jalan ini membuka kehidupan yang lebih baik baginya

“Founder-nya (Ageng,red) dari dulu hidup dari beasiswa, bahkan sampai ke berbagai negara,” ujar Ikhwan.

Baca Juga: Bantah Isu Pengurangan Kuota Haji, Jamaah Puas dengan Pelayanan Haji Tahun Ini

Pengalaman itulah yang menjadi fondasi kuatnya startup ini. Melalui platform ini, Luar Kampus menyasar mereka yang benar-benar membutuhkan akses pendidikan gratis.

Hal yang membuat Luar Kampus berbeda dari platform pencarian beasiswa lainnya adalah pendekatan teknologinya yang cerdas. Menggunakan kecerdasan buatan (AI), platform ini mencocokkan profil pengguna dengan beasiswa yang paling relevan.

“Mau kuliah di Korea, Polandia, Hungaria, Rumania, Jepang, dan lainnya, semuanya bisa asal berlangganan luarkampus.id. Dan sangat terjangkau,” ujarnya.

Playstore Lombok Post
Playstore Lombok Post

Layanan ini tidak hanya membantu pengguna menemukan beasiswa, tetapi juga menyusun strategi mulai dari pendaftaran, dokumen syarat, hingga bimbingan agar peluang diterima semakin besar.

Luar Kampus tidak hanya hadir bagi pengguna yang mencari beasiswa. Di sini, beasiswa-lah yang kini justru 'mendatangi' pengguna. “Kalau platform lain itu orang yang mencari beasiswa, di luarkampus.id, beasiswanya yang mencari orang,” jelas Ikhwan.

Kerja keras dan dedikasi tim Luar Kampus pun mendapat pengakuan. Startup ini terpilih sebagai Best of The Best Startup dalam ajang NextDev Telkomsel, sebuah kompetisi startup bergengsi yang menonjolkan inovasi dengan dampak sosial nyata.

Baca Juga: SEGERA DIBUKA! Begini Cara Pendaftaran Beasiswa KIP Kuliah Atau Bidikmisi Bagi Mahasiswa UNRAM, UIN, UNDIKMA, UMMAT, Dan Seluruh Indonesia

Sebagai bentuk penghargaan, Ikhwan dan Syekh akan terbang ke London Tech Week, ajang global yang mempertemukan para inovator, investor, dan pemimpin teknologi dunia. “Lalu Oktober nanti kami kirim ke Amerika Serikat. Ini salah satu bentuk 'beasiswa' juga buat kami,” ucap Ikhwan.

Jembatan bagi Pemberi Beasiswa

Namun, dibalik pencapaian ini, tantangan tetap hadir. Akuisisi pengguna memang tinggi, tetapi konversi ke layanan berbayar masih menjadi tantangan tersendiri. “Edukasi masyarakat terhadap model berlangganan startup pendidikan di Indonesia memang masih minim,” ujar Ikhwan.

Untuk mengatasi hal ini, Luar Kampus membuka peluang kolaborasi dengan perguruan tinggi, instansi pemerintah, dan perusahaan-perusahaan pemilik program beasiswa, termasuk memanfaatkan dana CSR untuk pendidikan.

“Sehingga akses terhadap LuarKampus.id bisa masif secara gratis, misalnya melalui dana CSR yang punya program pendidikan,” jelasnya.

Tak hanya mendampingi pelamar, Luar Kampus juga menyelesaikan masalah yang dihadapi para pemberi beasiswa. “Banyak pemberitaan bantuan kesulitan memenuhi kuota penerima karena informasinya tidak sampai ke sasaran yang pas,” ungkap Ikhwan.

RAIH PENGHARGAAN: Pendiri Luar Kampus (luarkampus.id), Ageng (kiri) dan Ikhwan saat  berpartisipasi dalam ajang NextDev Telkomsel 2025 sekaligus memenangi Best of The Best Startup.
RAIH PENGHARGAAN: Pendiri Luar Kampus (luarkampus.id), Ageng (kiri) dan Ikhwan saat berpartisipasi dalam ajang NextDev Telkomsel 2025 sekaligus memenangi Best of The Best Startup.

Dalam satu kasus, sebuah program beasiswa yang sebelumnya hanya menjaring 50 pelamar tiap tahun, setelah bekerja sama dengan Luar Kampus berhasil mencapai 300 pelamar atau naik enam kali lipat.

“Hal inilah yang menyemangati kami juga bahwa pemberi beasiswa ini dapat berkolaborasi dengan kami sehingga informasi yang diberikan sampai ke sasarannya,” tutur Ikhwan.

Luar Kampus juga membentuk tim validator khusus yang bertugas memastikan setiap informasi beasiswa yang diberikan di platform adalah 100 persen valid, bukan abal-abal atau penipuan.

Baca Juga: Brida Evaluasi Kewenangan menyetujui Beasiswa NTB

Di sisi lain, Luar Kampus tak hanya memberi akses, tapi juga membangun kesiapan. Mereka memiliki tim kurikulum dan pelatihan, menyediakan tutorial serta pelatihan intensif agar pelamar dapat memahami, menyusun dokumen, dan lolos seleksi beasiswa yang dituju. “Harapannya, semua yang melamar lewat Luar Kampus bisa lolos,” ujar Ikhwan. (Siti Sulbiyah/JPG/r3)

Editor : Kimda Farida
#Beasiswa #Indonesia #Bantuan #pendidikan #startup