BLT El Nino Resmi Hilang, Nilainya Bikin Full Senyum Rp400 Ribu
Lalu Mohammad Zaenudin• Jumat, 13 Juni 2025 | 18:08 WIB
Seorang warga memperlihatkan bantuan BLT El Nino yang diterima dari kantor pos.
BLT El Nino Resmi Hilang: “Dana Penyejuk” Itu Kini Tinggal Kenangan
LombokPost - 18,8 Juta Warga Tak Lagi Terima Rp400 Ribu—Diganti Program Lain
“Kalau dulu bisa cair Rp400 ribu, lumayan,” kata seorang ibu rumah tangga di grup WA emak-emak, petani, pedagang, sampai driver ojek online.
BLT El Nino—bantuan tunai yang pernah jadi penahan panas dan harga cabe—resmi hilang dari lembar APBN 2025.
Di Mana BLT El Nino Sekarang?
Jawabannya: di masa lalu. Dokumen Nota Keuangan RAPBN 2025 setebal 458 halaman hanya menyebut BLT El Nino dalam bab “kilas balik 2023”. Di daftar belanja ke depan, program ini menghilang.
Tak ada satu pun pagu untuk bantuan langsung ini di tahun berjalan. Tak disebut dalam tabel perlindungan sosial. Tak muncul di nomenklatur bansos aktif.
Sebaliknya, pemerintah fokus ke:
BPNT plus beras 20 kg untuk 18,3 juta KPM,
dan Program Makan Bergizi Gratis (MBG) senilai Rp 71 triliun.
Tapi apakah dua program ini bisa menggantikan fungsi cash-transfer BLT? Itu soal lain.
Penyaluran Terakhir ...
Gelombang pertama BLT El Nino cair pada November–Desember 2023. Penyalurannya pun dikabarkan diperpanjang hingga Juni 2024.
Nilainya Rp400 ribu per keluarga penerima manfaat (KPM). Pemerintah mengklaim realisasi anggaran mencapai Rp 6,72 triliun, cukup besar, cukup cepat.
Lalu muncul janji perpanjangan. Sidang Kabinet pada 9 Januari 2024 menyepakati kelanjutan BLT hingga Juni 2024. Media pun ramai menulis. Tapi setelah itu? Senjang. Sunyi. Sepi. Tak ada rilis resmi dari Kemensos, Kemenkeu, apalagi Kemenko Perekonomian hingga pertengahan Juni 2025.
Apa Penggantinya? Inilah “Bansos Gantian” di Era Prabowo
Meski BLT El Nino hilang, pemerintah tetap menggelontorkan “paket penebalan” bansos lain. Di antaranya:
BPNT Tahap 2 + beras 20 kg: Rp 200 ribu/bulan (2 bulan sekaligus), target 18,3 juta KPM.
PKH Tahap II: Rp 225 ribu – Rp 3,6 juta per semester, untuk 10 juta KPM (4T).
BLT Dana Desa: Rp 300 ribu/bulan (maks 12 bulan), khusus rumah tangga miskin di desa.
BSU Pekerja & Kartu Prakerja: Rp 600 ribu – Rp 4,2 juta, bagi pekerja bergaji ≤ Rp5 juta dan pencari kerja.
Tapi beda bentuk = beda dampak. BLT El Niño dulu tunai, langsung, cepat. Program pengganti, meski lebih besar secara total, belum tentu setepat sasaran dalam jangka pendek.
Hati-hati Hoaks: "Cair Lagi Juni 2025”?
Beredar flyer dan video viral yang mengklaim “Gelombang baru BLT El Niño cair Juni 2025.” Padahal:
Tidak ada alokasi dana di APBN 2025.
Dashboard cekbansos.kemensos.go.id memang masih menyimpan label “BLT El Niño”, tapi itu hanya data historis 2023–2024. Saldo nol. ATM KKS Anda tidak akan terisi.
Kalau Anda masih liat nama programnya di sistem? Itu arsip, bukan sinyal pencairan.
---
Apakah BLT El Nino masih ada tahun ini? Tidak. Sudah tak masuk dalam APBN 2025, tak punya pagu rupiah, dan tak masuk sistem penyaluran bansos aktif.
Terus, info di cekbansos itu apa? Itu arsip. Sistem belum diperbarui penuh. Kalau muncul BLT El Niño, abaikan saja. Saldo tetap nol.
Bisa dicek manual nggak? Bisa. Kunjungi cekbansos.kemensos.go.id, masukin NIK & wilayah. Fokus ke menu BPNT atau PKH—itu program aktif saat ini.