Metropolis Nasional Ekonomi Bisnis Politika Hukrim Astra Honda NTB Sportivo Newstainment Pendidikan Video Dunia Teknologi Kesehatan Gaya Hidup Kuliner Lapsus Lifestyle Opini Aneka

Aksi Rayyan Arkan Viral Internasional, Bocah Penari Pacu Jalur Bikin Bangga Kuansing

Akbar Sirinawa • Senin, 7 Juli 2025 | 20:10 WIB
Barcode Lombok Post
Barcode Lombok Post

LombokPost-Nama Rayyan Arkan Dikha, bocah asal Desa Pintu Gobang Kari, Kuantan Tengah, Riau, mendadak mencuri perhatian publik usai aksinya menari di ujung perahu pacu jalur viral di TikTok.

Tak hanya ramai di Indonesia, video tarian khasnya bahkan menembus perhatian netizen internasional, termasuk digunakan sebagai selebrasi oleh pemain klub sepak bola Paris Saint-Germain (PSG).

Dikha, siswa kelas V SD yang akrab disapa si Tukang Tari Jalur Tuah Kori Dubalang Rajo, tidak menyangka dirinya akan viral dan dikenal luas.

"Sudah saya lihat kemarin videonya di TikTok PSG. Rasanya senang sekali, bangga, dan tidak menyangka," katanya dilansir dari Riau Pos, Senin (7/7).

Kepiawaian Dikha dalam menari di atas jalur, perahu panjang khas Kuansing, tak datang dari pelatihan khusus. Ia belajar sendiri dengan menonton video di TikTok, Instagram, dan YouTube, lalu mempraktikkannya saat latihan bersama tim jalur desa.

Aksi lincahnya bukan hanya menghibur, tetapi juga menyemangati awak jalur saat berlomba di Sungai Kuantan.

Menjadi si Tukang Tari bukan hal baru dalam keluarganya. Sang kakak, Rakha, pernah menjadi si Tukang Onjai, sementara ayahnya, Jupriono, adalah atlet pacu jalur bagian kemudi.

Semangat inilah yang membuat Dikha mantap melanjutkan tradisi keluarga.

“Nggak cemas. Kalau jatuh itu karena tergelincir saja,” ucapnya santai saat ditanya soal risiko tercebur dari perahu.

Popularitasnya tak hanya menghadirkan sorotan, tapi juga membawa berkah. Sebuah donasi senilai Rp 5 juta diberikan kepada keluarga Dikha oleh seorang sponsor asal Bali melalui perantara kreator konten lokal.

Sementara jalur Tuah Kori Dubalang Rajo menerima sponsor Rp 20 juta dari komunitas Boat Dance Kita Group Jakarta.

Baca Juga: Bermain dengan 9 Pemain, PSG Bungkam Bayern Munchen 2-0 di Perempat Final Piala Dunia Antarklub 2025

Pj Kepala Desa Pintu Gobang Kari Dadang Muttaqin menyebut, viralnya Dikha mampu membangkitkan semangat anak-anak lain di tim jalur, meski mereka belum berhasil meraih juara.

Kepala Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Kuansing Azhar juga mengaku terkejut sekaligus bangga dengan viralnya tradisi pacu jalur hingga ke luar negeri.

Ia menegaskan promosi kebudayaan memang terus dilakukan lewat dukungan Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif RI. Apalagi pacu jalur telah masuk dalam Top Ten Kharisma Event Nusantara (KEN).

Dalam tradisi pacu jalur, peran anak-anak seperti Dikha sangat penting. Si Tukang Tari, Tukang Onjai, dan Tukang Timbo Ruang bukan sekadar pelengkap, tapi bagian dari warisan budaya yang sarat makna.

Pacu jalur. (FOTO: Defizal/RIAU POS)
Pacu jalur. (FOTO: Defizal/RIAU POS)

Aksi tarian khas di atas jalur bukan hanya pemicu semangat tim, tapi kini juga menjadi representasi budaya Kuansing yang mendunia.

 

Editor : Akbar Sirinawa
#riau #tiktok #viral #Pacu Jalur #kuansing #psg