LombokPost-Presiden Prabowo Subianto dijadwalkan meresmikan 80.000 Koperasi Desa atau Kopdes Merah Putih di Klaten, Jawa Tengah pada 21 Juli 2025. Jadwal ini mundur dari rencana semula yang akan digelar 19 Juli 2025.
Kopdes Merah Putih menjadi program prioritas pemerintah melalui Kementerian Koperasi dan UKM (Kemenkop UKM) untuk memperkuat layanan ekonomi di desa. Menteri Koperasi dan UKM Budi Arie Setiadi memastikan persiapan peresmian program Kopdes Merah Putih ini sudah hampir final.
“Melalui percontohan Kopdes/Kel Merah Putih ini diharapkan Kopdes lainnya dapat mereplikasi ekosistem yang telah dibentuk demi memperlancar operasionalisasi di masa mendatang,” kata Budi dalam Rakortas, seperti dikutip dari JawaPos.com Minggu (13/7).
Budi menyebutkan sebanyak 103 Kopdes/Kel Merah Putih percontohan (mockup) telah siap diperkenalkan secara serentak kepada publik secara virtual atau daring.
“Satgas Nasional telah menentukan 103 titik percontohan yang tersebar di seluruh provinsi, titik-titik ini menjadi model awal penerapan Kopdes/Kel Merah Putih secara utuh,” tambahnya.
Ia menegaskan bahwa Kopdes Merah Putih bukan sekadar koperasi biasa, melainkan pusat layanan ekonomi rakyat di desa.
Kopdes Merah Putih akan mengelola dan menyalurkan kebutuhan dasar masyarakat seperti sembako, obat murah, klinik desa, simpan pinjam, hingga pengelolaan logistik.
Bahkan, Kopdes Merah Putih juga akan menjadi penyalur resmi bantuan pemerintah seperti PKH, gas bersubsidi, dan pupuk bersubsidi.
“Kehadiran koperasi ini akan menjadi simbol gotong royong dan kemandirian ekonomi desa. Kita ingin menjadikan desa sebagai titik awal kebangkitan ekonomi nasional,” ujar Budi.
Untuk memperkuat ekosistemnya, 103 percontohan Kopdes Merah Putih didukung lembaga pembiayaan besar seperti BRI, BNI, Mandiri, BSI, serta LPDB (Lembaga Pengelola Dana Bergulir).
Skema pembiayaan akan diatur melalui Peraturan Menteri Keuangan yang sedang dimatangkan.
Budi menegaskan, khusus pembiayaan dari LPDB, koperasi wajib memiliki usaha riil dan produktif.
“Yang penting ada usaha yang jelas dan rencana bisnis yang realistis. Kita ingin pastikan setiap dana yang turun bisa berdampak langsung pada masyarakat,” tambahnya.
Per 13 Juli 2025, pemerintah mencatat sudah terbentuk 81.147 Kopdes/Kel Merah Putih melalui musyawarah desa khusus (musdesus).
Dari jumlah itu, 77.888 koperasi telah memiliki badan hukum resmi dari Kementerian Hukum dan HAM.
Dengan diresmikannya Kopdes Merah Putih oleh Prabowo Subianto nanti, pemerintah berharap koperasi desa ini menjadi motor penggerak ekonomi nasional dari desa.
Editor : Akbar Sirinawa