Metropolis Nasional Ekonomi Bisnis Politika Hukrim Astra Honda NTB Sportivo Newstainment Pendidikan Video Dunia Teknologi Kesehatan Gaya Hidup Kuliner Lapsus Lifestyle Opini Aneka

Perpusnas Gelar Pameran 200 Tahun Perang Jawa

Lombok Post Online • Selasa, 22 Juli 2025 | 16:27 WIB
Seorang pengunjung melihat salah satu hasil karya di Perpusnas.
Seorang pengunjung melihat salah satu hasil karya di Perpusnas.

LombokPost - Perang Jawa telah berlalu 200 tahun lalu.

Namun, upaya untuk terus menghidupkan pemikiran, sikap, hingga nilai-nilai suri teladan dari perjuangan Pangeran Diponegoro terus digelorakan.

Salah satunya melalui Pameran 200 Tahun Perang Jawa yang digelar di Perpustakaan Nasional, Jakarta.

Pameran yang berlangsung hingga 20 Agustus 2025 itu sengaja di selenggarakan oleh Perpustakaan Nasional Republik Indonesia (Perpusnas).

Ini sebagai wujud nyata dalam membangun ingatan kolektif bangsa mengenai  Perang Jawa yang dipimpin oleh Pangeran Diponegoro pada tahun 1825–1830.

”Perjuangan kemerdekaan bangsa Indonesia tidak dibangun dalam sebuah kenyamanan, tetapi dalam perlawanan menentang penjajahan dan kolonialisme,” ujar Menteri Kebudayaan Fadli Zon dalam keterangan resminya Senin (21/7).

Rangkaian peringatan ”200 Tahun Perang Jawa” akan dilaksanakan mulai 20 Juli-20 Agustus 2025 dengan berbagai kegiatan.

Diantaranya, Pertunjukan Teater Diponegoro; Pemutaran dan diskusi film serta lokakarya kaligrafi Aksara Pegon; Bedah buku Babad Diponegoro yang telah diakui UNESCO sebagai Memory of the World; ”Sketsa Perang Jawa” karya Raden Ario Joyodiningrat; dan lokakarya ”Jamu Diponegoro: Tradisi, Ketahanan, dan Perlawanan”.

Ada pula gelar wicara ”Demi Martabat Bangsa: Refleksi Perang Jawa bagi Indonesia Maju” serta bedah buku Babad Kedhung Kebo.

Kepala Perpusnas Aminudin Azis berharap kegiatan ini tak hanya menjadi ajang peringatan sejarah semata, tetapi dapat menjadi ruang dialog yang menyatukan pikiran, ekspresi budaya, dan semangat kebangsaan lintas generasi.

”Kegiatan ini juga menjadi salah satu program prioritas Perpusnas dalam kerangka pemajuan naskah Nusantara sebagai ingatan kolektif bangsa,” paparnya. (mia/ttg/JPG/r3)

Editor : Pujo Nugroho
#Indonesia #kebudayaan #generasi #perang jawa #pameran