Metropolis Nasional Ekonomi Bisnis Politika Hukrim Astra Honda NTB Sportivo Newstainment Pendidikan Video Dunia Teknologi Kesehatan Gaya Hidup Kuliner Lapsus Lifestyle Opini Aneka

Johnny Hardjojo Siap Pimpin PWI Pusat 2025–2030, Tegaskan Panggilan Hati

Alfian Yusni • Kamis, 24 Juli 2025 | 17:51 WIB
Johnny Hardjojo menegaskan bahwa tekadnya maju sebagai Ketua Umum PWI Pusat, bukan sekadar ambisi pribadi.
Johnny Hardjojo menegaskan bahwa tekadnya maju sebagai Ketua Umum PWI Pusat, bukan sekadar ambisi pribadi.

LombokPost - Johnny Hardjojo menyatakan siap maju menjadi Ketua Umum PWI Pusat periode 2025–2030.

Jurnalis senior yang juga alumni Lemhannas ini menegaskan, keputusannya untuk maju adalah murni panggilan hati demi memulihkan marwah organisasi wartawan tertua di Indonesia.

“Saya terpanggil dan siap mencalonkan diri sebagai Ketua Umum PWI Pusat 2025–2030. Ini bentuk kecintaan saya pada PWI,” tegas Johnny Hardjojo di Jakarta, Rabu (23/7).

KLB PWI Akhiri Dualisme

Seperti diketahui, saat ini terjadi dualisme dalam tubuh PWI Pusat. Dua kubu masing-masing dipimpin Hendry Ch Bangun dan Zulmansyah Sekedang. Kondisi ini memunculkan keprihatinan di kalangan jurnalis seluruh Indonesia.

Melalui proses mediasi, akhirnya disepakati akan digelar Kongres Luar Biasa (KLB) PWI pada akhir Agustus 2025 untuk memilih Ketua Umum PWI Pusat yang baru dan sah.

Johnny Hardjojo menegaskan bahwa tekadnya maju bukan sekadar ambisi pribadi.

“Saya ingin bersama-sama memulihkan nama baik dan wibawa PWI. Organisasi ini harus kembali jadi panutan pers nasional,” ujarnya.

Karier Panjang di Dunia Pers

Johnny Hardjojo bukan nama baru di dunia jurnalistik. Kariernya dimulai sejak akhir 1970-an di Metro Pos Jakarta.

Ia pernah menjadi Pemimpin Redaksi Berita Kota, Tabloid Star News, korankota.co.id, hingga kini dipercaya memimpin Kawanua TV dan manadopost.id, yang bernaung di bawah Jawa Pos Grup.

 

Alumnus Universitas Ibnu Chaldun dan Magister Ilmu Komunikasi Universitas Sahid Jakarta ini dikenal vokal dan aktif dalam berbagai organisasi kewartawanan.

“Saya ingin berbuat nyata untuk PWI, termasuk memperjuangkan nasib wartawan di tengah badai PHK massal yang sedang terjadi,” kata Johnny.

Jejak Nasional dan Pengakuan Lemhannas

Johnny merupakan alumnus Lemhannas RI KRA XXXIX tahun 2006. Ia pernah menjadi Ketua Departemen Pertahanan dan Militer PWI Pusat (2003–2008) dan Dewan Penasihat PWI Pusat (2008–2013). Kini, ia menjabat sebagai Ketua Dewan Penasihat PWI Jaya (2024–2029).

Atas dedikasinya, ia menerima Piagam Kehormatan Lemhannas dan Brevet TNI dari Panglima TNI Jenderal Moeldoko tahun 2015.

Kesiapan Total, Dukungan Keluarga

Johnny menyebut seluruh anak-anaknya telah mandiri. Dua anaknya menjadi perwira Polri dan TNI aktif, sementara putri bungsunya adalah dokter lulusan Universitas YARSI.

“Sekarang waktu saya lebih luang. Bisa saya curahkan sepenuhnya untuk membesarkan organisasi PWI,” tuturnya. 

Ajak Bersatu dan Bangkit

Di akhir pernyataannya, Johnny Hardjojo mengajak seluruh pengurus dan anggota PWI di seluruh Indonesia bersatu.

“Saya mohon doa dan dukungan. Mari kita bangkit bersama. Saatnya kita buat semua kembali respek dan bangga terhadap PWI,” tutupnya. (***)

Editor : Alfian Yusni
#Ketua Umum #Johnny Hardjojo #siap maju #PWI Pusat