LombokPost-Konflik bersenjata pecah di kawasan perbatasan Thailand-Kamboja dan langsung menjadi sorotan kawasan Asia Tenggara.
Insiden pada Kamis (24/7/2025) itu menewaskan sedikitnya 12 orang, termasuk warga sipil, dan memicu kekhawatiran soal keamanan regional dan sektor pariwisata.
Situasi di perbatasan Thailand dan Kamboja yang awalnya hanya memanas secara diplomatik kini berubah menjadi konfrontasi bersenjata.
Akibatnya, sejumlah negara merilis travel warning bagi warganya yang hendak ke kawasan Asia Tenggara.
Kawasan perbatasan seperti Preah Vihear, Oddar Meanchay di Kamboja, serta Si Saket, Ubon Ratchathani, dan wilayah Thailand Selatan menjadi titik rawan.
Travel Warning Dikeluarkan Sejumlah Negara
Amerika Serikat
AS menetapkan Level 1 untuk Thailand secara umum, namun memberi peringatan khusus Level 2 untuk wilayah perbatasan seperti Yala, Pattani, dan Narathiwat.
Inggris
Melarang warganya ke wilayah 50 km dari perbatasan Thailand-Kamboja, termasuk Buriram, Surin, Si Saket, dan Ubon Ratchathani.
Kanada
Menyarankan warga menghindari seluruh perjalanan ke perbatasan Thailand-Kamboja, meski status umum tetap Level 1.
Baca Juga: Misi Balas Dendam Garuda Muda, Tantang Vietnam di Final AFF U-23
Australia
Mengklasifikasikan perbatasan sebagai Zona Risiko Tinggi (Level 3) dan memperingatkan warganya untuk tidak melakukan aktivitas wisata di area konflik.
Hong Kong
Warga diminta menjauhi kerumunan, waspada, dan segera kontak otoritas jika ada keadaan darurat.
Peringatan dari KBRI untuk WNI
KBRI Phnom Penh dan KBRI Bangkok turut mengeluarkan imbauan kepada seluruh WNI agar menjauhi zona konflik dan melaporkan keberadaan melalui situs peduliwni.kemlu.go.id.
Hotline KBRI Phnom Penh:
???? +85512813282 / +85561844661
KBRI Bangkok juga mengingatkan WNI untuk mengandalkan informasi resmi, tidak mudah terpancing kabar hoaks, dan mempersiapkan dokumen darurat jika evakuasi dibutuhkan.
"WNI diminta untuk menjauhi zona konflik di Provinsi Oddar Meanchay dan Preah Vihear," demikian imbauan dari KBRI Phnom Penh.
Masih Amankah Wisata ke Thailand dan Kamboja?
Untuk saat ini, perjalanan wisata ke Thailand dan Kamboja terutama melalui jalur darat atau area perbatasan tidak disarankan. Meskipun kota utama seperti Bangkok dan Siem Reap belum terdampak langsung, risiko tetap tinggi jika konflik meluas.
Tips untuk wisatawan yang sudah berada di Thailand-Kamboja:
- Hindari lokasi konflik dan kerumunan
- Pantau informasi dari KBRI atau otoritas setempat
- Segera daftarkan diri melalui kanal resmi
- Siapkan dokumen penting dan nomor darurat
Baca Juga: Ratusan Karyawan APHT di Lombok Timur Tak Tersentuh BLT
Konflik Thailand-Kamboja kali ini menjadi pengingat penting bahwa keselamatan pribadi tetap harus menjadi prioritas utama sebelum memutuskan berwisata ke kawasan yang sedang bergolak.
Editor : Akbar Sirinawa