LombokPost - Insentif guru honorer untuk tahun 2025 segera disalurkan oleh pemerintah.
Pencairan insentif guru honorer dijadwalkan dilakukan pada Agustus hingga September 2025.
Pemerintah akan secara bertahap mencairkan insentif guru honorer tahun 2025 yang akan diterima secara langsung.
Tahun ini, guru honorer mendapatkan insentif yang jauh lebih kecil dibandingkan dengan insentif pada tahun 2024.
Hal ini lantaran terkait adanya perubahan aturan insentif yang diberikan untuk guru honorer.
Tidak hanya nominal, persyaratan penerima insentif untuk guru honorer juga berubah di tahun ini.
Dahulu, pemerintah memberikan insentif kepada guru honorer yang sudah bekerja minimal selama 17 tahun.
Namun saat ini, persyaratan penerima insentif guru honorer ini sudah dihapuskan oleh pemerintah.
Hanya saja, guru honorer yang menerima insentif tidak boleh terdaftar sebagai penerima bantuan sosial dari Kemensos ataupun BPJS Ketenagakerjaan.
Pemerintah akan menyalurkan insentif kepada 340 ribu guru honorer dimana jumlah penerima ini naik dari tahun sebelumnya.
Di tahun 2024, guru honorer yang menerima insentif hanya sebanyak 67 ribu orang.
Bertambahnya jumlah penerima ini membuat nominal insentif guru honorer di tahun 2025 berkurang dari tahun 2024.
Tahun ini pemerintah akan menyalurkan insentif sebesar Rp2,1 juta untuk satu tahun yang disalurkan sekaligus.
Berbeda dengan tahun lalu, guru honorer menerima insentif sebesar Rp3,6 juta yang disalurkan dalam dua tahap atau per semester.
Khusus untuk guru PAUD non formal akan menerima insentif yang lebih besar dibandingkan dengan guru honorer lainnya.
Guru PAUD non formal akan menerima insentif sebesar Rp2,4 juta untuk setahun yang juga akan disalurkan secara sekaligus.
Itulah nominal insentif guru honorer yang akan dicairkan pemerintah dalam waktu dekat.***
Editor : Kimda Farida