Metropolis Nasional Ekonomi Bisnis Politika Hukrim Astra Honda NTB Sportivo Newstainment Pendidikan Video Dunia Teknologi Kesehatan Gaya Hidup Kuliner Lapsus Lifestyle Opini Aneka

Sujud Syukur! 7.000 Honorer Siap Diangkat Jadi PPPK Paruh Waktu, Terbanyak Nakes dan Guru

Qiara Marwah • Senin, 11 Agustus 2025 | 20:37 WIB
Ilustrasi - 7.000 honorer akan segera diangkat jadi PPPK paruh waktu dimana terbanyak nakes dan guru
Ilustrasi - 7.000 honorer akan segera diangkat jadi PPPK paruh waktu dimana terbanyak nakes dan guru

LombokPost - Sebanyak 7.000 honorer siap untuk diangkat menjadi PPPK paruh waktu.

Pengangkatan honorer menjadi PPPK paruh waktu yang menyasar ke 7.000 honorer ini akan dilakukan dalam waktu dekat.

Pengangkatan honorer menjadi PPPK paruh waktu ini membuat 7.000 honorer memiliki kejelasan status.

Seperti yang diketahui, Kemenpan RB dan BKN tengah melakukan penyelesain tenaga honorer dengan melakukan pengadaan PPPK paruh waktu.

BKN dan Kemenpan RB meminta seluruh instansi untuk mengajukan honorer untuk diangkat menjadi PPPK paruh waktu.

Pengangkatan honorer menjadi PPPK paruh waktu menjadi hal paling membahagiakan bagi tenaga non ASN.

Hal ini dikarenakan honorer tidak perlu khawatir akan kehilangan pekerjaan akibat kebijakan UU ASN Nomor 20 Tahun 2023.

Dalam UU ASN Nomor 20 Tahun 2023, seluruh honorer akan dihapuskan dan ditiadakan di seluruh instansi.

Untuk menghindari terjadinya PHK, Pemerintah sepakat untuk melakukan pengangkatan honorer menjadi PPPK paruh waktu.

Pengangkatan honorer menjadi PPPK paruh waktu ini menyasar kepada honorer yang telah mengikuti seleksi PPPK Tahap I dan II.

Hal ini juga yang akan terjadi kepada 7.000 honorer di Kota Depok yang akan segera diangkat menjadi PPPK paruh waktu.

Pemerintah Kota (Pemkot) Depok membuka 7.000 formasi PPPK paruh waktu yang diperuntukan bagi honorer Kota Depok.

Formasi tersebut merupakan perkiraan jumlah formasi PPPK paruh waktu di Kota Depok dimana disampaikan langsung oleh Kepala BKPSDM Kota Depok Taufik Iman Raharjo.

Pemkot Depok membuka formasi PPPK paruh waktu yang didominasi untuk formasi tenaga kesehatan (nakes) dan guru.

Meski begitu, Pemkot Depok juga menyediakan formasi PPPK paruh waktu tenaga teknis.

Saat ini Pemkot Depok sedang melakukan verifikasi dan validasi dari data para honorer yang mengajukan diri untuk mengisi formasi PPPK paruh waktu.

Verifikasi dan validasi dilakukan Pemkot Depok untuk menyaring honorer yang berhak diusulkan menjadi PPPK paruh waktu ke BKN.

Proses verifikasi dan validasi ini dilakukan Pemkot Depok hingga 15 Agustus 2025.

Dalam proses pengangkatan honorer menjadi PPPK paruh waktu di Kota Depok tidak melalui proses seleksi.

Honorer yang datanya berhak diajukan menjadi PPPK paruh waktu hanya tinggal menunggu menetapan NIP saja.

Namun, honorer yang sudah mengajukan diri mengisi formasi PPPK paruh waktu juga diminta untuk menyiapkan berkas seperti ijazah dan transkrip nilai.

Kedua dokumen tersebut merupakan dokumen penting yang akan menjadi bukti untuk pengusulan PPPK paruh waktu ke BKN.

Itulah informasi terkait 7.000 honorer yang akan diangkat menjadi PPPK paruh waktu di Kota Depok.***

 

 

 

 

Editor : Siti Aeny Maryam
#PPPK #Guru #Honorer #nakes #paruh waktu #Depok