Metropolis Nasional Ekonomi Bisnis Politika Hukrim Astra Honda NTB Sportivo Newstainment Pendidikan Video Dunia Teknologi Kesehatan Gaya Hidup Kuliner Lapsus Lifestyle Opini Aneka

Film Animasi Merah Putih: One For All Tak Luput Dari Kritik Pedas Hanung Bramantyo

Yuyun Kutari • Rabu, 13 Agustus 2025 | 05:20 WIB
Photo
Photo

Lombok Post - Polemik seputar film animasi Merah Putih: One For All, terus bergulir dan belum menunjukkan tanda mereda. Film yang diharapkan menjadi terobosan baru dalam industri animasi Indonesia ini justru menuai kontroversi usai peluncuran teasernya. Banyak penonton yang membandingkan film tersebut dengan animasi lokal lain yang dinilai lebih matang secara visual dan storytelling, seperti film JUMBO.

Setelah menuai kritik dari warganet karena kualitas visual yang dinilai tidak memuaskan, kini giliran sutradara kawakan Hanung Bramantyo yang melontarkan kritik tajam terhadap proyek yang diproduksi oleh Perfiki Kreasindo tersebut.

Dalam unggahan di akun media sosial @thread milik pribadinya, Hanung membedah persoalan film animasi Merah Putih: One For All, dari sudut pandang industri. Ia mempertanyakan bagaimana mungkin sebuah film animasi berdurasi penuh bisa selesai hanya dengan anggaran Rp 6 miliar, setelah dipotong pajak sekitar 13 persen.

“Budget Rp 7 milir untuk film animasi, potong pajak 13 persen kisaran Rp 6 miliar, sekalipun tidak dikorupsi, hasilnya tetap jelek!!!” tulis Hanung lantang dalam unggahannya.

Ia mengungkapkan, dalam industri animasi profesional, standar biaya produksi untuk sebuah film animasi yang layak tayang berkisar antara Rp 30 hingga 40 miliar, dan itu di luar biaya promosi.

Hanung juga menjelaskan dana Rp 6 miliar hanya cukup untuk menyelesaikan tahap Previs atau previsualization, yaitu storyboard berwarna yang digerakkan untuk menjadi panduan para animator dalam proses pengerjaan final. Jika yang ditayangkan kepada publik hanyalah hasil dari tahap Previs tersebut, maka tidak heran jika respons penonton menjadi negatif. “Ibarat membangun rumah, belum diplester, belum dicat, lantainya masih cor-cor-an," pungkasnya. 

Baca Juga: Film Animasi Merah Putih One For All Dikritik Netizen Habis-habisan, Ternyata Ini Penyebabnya

Sebagai informasi, film animasi Indonesia bertema patriotisme tersebut, akan resmi tayang di bioskop Tanah Air pada 14 Agustus. Film animasi ini sejak awal menjanjikan semangat nasionalisme dalam balutan animasi yang menyasar segmen anak dan remaja. Namun, alih-alih mendapat sambutan meriah, kehadiran film ini justru menuai kritik tajam, baik dari warganet maupun dari kalangan perfilman sendiri.

Editor : Redaksi Lombok Post
#hanung bramantyo #MERAH PUTIH ONE FOR ALL #jumbo #animasi