LombokPost - Penanganan kebakaran sumur rakyat di Dukuh Gendono, Desa Gandu, Kabupaten Blora, Jawa Tengah hingga Senin (18/8) masih berlangsung.
Berbagai upaya dilakukan tim gabungan untuk memadamkan api.
Mulai dari pembuatan tanggul aliran minyak, penyemprotan foam, dan penutupan sumur menggunakan tanah.
“Minggu malam kami sudah mendatangkan eskavator untuk menangani kebakaran,” ungkap Plt Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Blora Mulyowati.
Eskavator didatangkan untuk menutup sumur minyak dengan tanah.
Selain itu, eskavator akan membuat jalur air agar tidak menggenang.
“Untuk teknis pembuatan terapan itu kami menunggu tim Pertamina,” ujarnya.
Anggota Tim Respons Cepat (TRC) BPBD Blora Agung Triyono menyampaikan, langkah mitigasi dilakukan dengan berbagai cara.
Antara lain, merobohkan rumah di sekitar lokasi kebakaran, membuat tanggul, hingga penyemprotan menggunakan busa pemadam api.
“Saat ini pembuatan tanggul sudah selesai. Busa pemadam api juga sudah habis. Kini kami sedang merobohkan rumah di sekitar lokasi sumur dan mengumpulkan pasir untuk menutup api,” ujarnya.
Agung menjelaskan, upaya pemadaman itu melibatkan tiga mobil pemadam kebakaran dan enam mobil suplai air.
''Tapi api masih menyala dari Minggu jam 11.30 siang sampai sekarang (kemarin siang, Red),” katanya.
Kasi Penanggulagan Kebakaran Damkar Satpol PP Blora Mimintari Sulistiyorini mengatakan, upaya pemadaman sudah menghabiskan lima pack foam.
“Kami menunggu pasokan dari PPSDM Migas,'' katanya.
Eskavator sempat ditarik mundur. Sebab, kondisi sekitar tidak memungkinkan alat berat itu mendekati lokasi sumur yang terbakar.
''Volume api belum berkurang. Kita akan berkoordinasi dengan desa dan kecamatan untuk penanganan lanjutan,” tuturnya. (ari/luk/hul/oni/JPG/r3)
Editor : Kimda Farida